Maumere, Ekorantt.com – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air mengajak masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi memperkuat persatuan, gotong royong, keadilan, dan kepedulian sosial di tengah keberagaman bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Kopdit Pintu Air dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Melalui unggahan di media sosial resminya, koperasi tersebut menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam membangun persatuan, gotong royong, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama,” tulis Kopdit Pintu Air dalam pernyataannya, Senin, 1 Juni 2026.
Kopdit Pintu Air menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial masyarakat Indonesia, semangat kebersamaan dan saling menghargai perlu terus dijaga.
Menurut koperasi yang berkantor pusat di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu, Pancasila mengajarkan seluruh elemen bangsa untuk bertumbuh bersama demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.
Karena itu, Kopdit Pintu Air mengajak masyarakat menjadikan semangat Pancasila sebagai bagian dari tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui pekerjaan, karya, maupun kontribusi bagi lingkungan dan bangsa.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni merupakan momentum untuk mengenang lahirnya dasar negara yang digagas oleh para pendiri bangsa sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang kehidupan.
Sebelumnya dikabarkan, Pengurus Pusat Kopdit Pintu Air yang membidangi bagian hubungan kemasyarakatan (Humas), Vinsensius Deo mengatakan, koperasi itu menjadi besar karena kepercayaan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Vinsensius saat hadir dalam pembekalan kepada anggota baru Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka di Dian Desa, Desa Waibleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan, riwayat Kopdit Pintu Air sejak awal hingga berada pada puncak sebagai koperasi terbesar di Indonesia.
Vinsensius menerangkan, Kopdit Pintu Air lahir dari kelompok arisan kecil di sebuah dusun di Nita, Kabupaten Sikka. Kelompok ini terus tumbuh dengan modal seadanya membangun wadah koperasi.
Dari waktu-waktu, koperasi ini berkembang hingga menjadi koperasi primer nasional dengan jumlah anggota terbanyak di Indonesia, kata Vinsensius.
Vinsensius berkata, Kopdit Pintu Air sekarang telah memiliki 59 kantor cabang dan 19 cabang kantor persiapan dengan aset telah mencapai Rp2,6 triliun lebih.
“Ini menjadi sebuah pencapaian yang sangat luar biasa berkat kepercayaan masyarakat,” tutur Vinsensius.
