Maumere, Ekorantt.com – KSP Kopdit Pintu Air menugaskan dua staf untuk mengawal sekaligus membantu tim relawan menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
“Demi memastikan bantuan itu disalurkan secara baik dan tepat sasaran saya menugaskan dua orang staf Kopdit Pintu Air yang merupakan orang asli dari Palue tinggal di sana beberapa hari,” kata Ketua Komite Kopdit Pintu Air Cabang Maumere, Ferdinandus Moa Toda pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kedua staf Kopdit Pintu Air, kata dia, akan membantu tim relawan untuk mendistribusikan bantuan supaya lebih cepat sampai di tangan para korban gempa.
Pada hari itu, Ferdinandus bersama timnya menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Rokirole setelah berkoordinasi dengan pihak BPBD Sikka dan pihak di Kecamatan Palue.
Di sana, bantuan Kopdit Pintu Air diserahkan melalui ketua tim relawan, Don Basko Lewe selanjutnya akan dibagikan kepada para korban.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar sembako seperti beras, mie instan, telur ayam, air mineral, sabun mandi dan sabun cuci, tapal gigi, sampo, pembalut, kopi, gula pasir, susu, daun teh, serta obat-obatan.
Ketua Pengurus Pusat Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano berkata, penyerahan bantuan ke warga terdampak gempa bumi di Palue merupakan salah satu tindakan nyata dari moto Kopdit Pintu Air “kau susah aku bantu, aku susah kau bantu”.
“Moto itu bukan sekadar retorika belaka, tetapi harus diwujudnyatakan dalam tindakan nyata,” tutur Jano di Maumere, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Jano mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari dana solidaritas yang dikumpulkan secara rutin oleh manajemen dan sumbangan para karyawan Kopdit Pintu Air.
Ia berharap agar korban tidak mempersoalkan nilai bantuan, tetapi hal itu sebagai bentuk rasa solidaritas lembaga atas penderitaan warga.
“Kita ini lembaga yang merupakan kumpulan orang-orang kecil yang dikenal dengan nelayan, tani, ternak, dan buruh yang ikut merasakan dengan derita sesama,” pungkasnya.
Perwakilan dari para pengungsi, Metildus Neston Langga menyampaikan ucapan terima kasih Kopdit Pintu Air yang telah memberikan bantuan bagi warga terdampak gempa.
Metildus percaya bahwa bantuan yang dibawa di Pulau Palue tentu saja berasal dari sumbangan segenap anggota Kopdit Pintu Air.
“Saya atas nama para pengungsi menyampaikan terima kasih kepada semua pengelola Kopdit Pintu Air yang telah menyambangi posko pengungsi dan dengan hati yang tulus menyerahkan bantuan bagi korban gempa di Pulau Palue,” kata dia.
