Febrian Mado: Bertani Hortikultura Praktis Dapat Uang Jangka Pendek

Maumere, Ekorantt.com – Tim Leader Yayasan Bina Tani Sejahtra (YBTS) Ganesha Youth Project, Vinsensius Febrian Mado, mengapresiasi keputusan orang muda Desa Dobonuapuu, Kecamatan Mego yang tergabung dalam Poktan Muda Taruna Tani.

Anak-anak muda tersebut juga mengikuti pendampingan khusus dari YBTS untuk menekuni holtikultura.

“Bertani hortikultura itu hal paling praktis untuk mendapatkan uang dalam jangka pendek. Pada saat yang sama teman-teman orang muda sedang melakukan investasi,” demikian sambutan singkat Febrian pada penanaman perdana tanaman tomat Servo F1 Poktan Muda Taruna Tani, Rabu (7/9/2022).

Kegiatan penanaman di lokasi milik Nikolaus Yodi/Ekora NTT

Kegiatan penanaman dilaksanakan di lokasi milik anggota Nikolaus Yodi Pulong dihadiri 11 anggota Poktan, PPL, Team Leader YBTS Ganesha Youth Project beserta staf.

Sementara Staf YBTS Youth Inclusion and Market Connectivity Officer (YIMCO) pada Ganesha Youth Project, Agustinus Kayetanus Wasek mengatakan, kegiatan tanaman perdana salah satu di antara kegiatan pendampingan petani muda holtikultura yang didampingi YBTS lewat Ganesha Youth Project.

Sejak Juni-September 2022, lanjut Agustinus, pendampingan sudah dimulai oleh YBTS bersama BPP Kecamatan Mego lewat sosialisasi program, identifikasi petani muda, pengolahan lahan dan persemaian.

“Saat ini 11 petani muda Desa Dobonuapuu yang didampingi baik pada tahapan pengolahan lahan maupun persemaian. Targetnya September 2022 Poktan Taruna Tani sudah lakukan penanaman,” jelas Agustinus.

Agustinus bilang, ada 3 jenis usaha yang akan dibudidayakan secara khusus yakni cabai, tomat dan melon.

Efren, Ketua Poktan Muda Taruna Tani mengajak teman-temannya untuk semangat bekerja sekaligus berterima kasih kepada YBTS dan PPL yang setia mendampingi mereka sampai saat ini.

Senada dengan Efren, PPL Desa Dobonuapuu mewakili BPP Kecamatan Yustinus Pulong menyemangati petani muda ini dengan slogan “Bersama Kita Bisa”.

TERKINI
BACA JUGA