Seorang Lansia di Ruteng Tewas Terjebak Kobaran Api

Seorang lansia bernama Melania Ganung (60) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap lapak jualannya.

Ruteng, Ekorantt.com – Peristiwa kebakaran terjadi di Wae Buka, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Kamis, 21 Mei 2026.

Seorang lansia bernama Melania Ganung (60) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap lapak jualannya.

Api dengan cepat membesar dan membakar lapak tempat korban berjualan. Warga sekitar sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kobaran api yang semakin ganas membuat korban tidak dapat diselamatkan.

Elisabeth Jedaung (67), saksi mata sekaligus rekan korban, mengatakan bahwa dirinya dan Melania sehari-hari berjualan di lokasi tersebut. Mereka menempati lapak berukuran sekitar tiga meter persegi yang hanya dipisahkan sekat sederhana.

Sebelum memulai aktivitas berjualan, keduanya sempat mengikuti ibadah di Gereja Santu Mikael Kumba yang berjarak sekitar 200 meter dari lapak mereka.

“Pas kami pulang, dia (korban) langsung di lapak. Sementara saya ke rumah dulu pergi ambil kunci kios,” katanya.

Beberapa jam kemudian, Elisabeth kembali ke lapak bersama suaminya, Herman Madu (66), untuk melanjutkan aktivitas jualan. Setibanya di lokasi, mereka merapikan barang dagangan, sementara korban berada di lapak sebelah.

Sebelum kebakaran terjadi, kata dia, korban sempat mengajaknya makan bersama. Namun tak lama kemudian, korban tiba-tiba berteriak meminta tolong.

“Saya langsung keluar dari kios. Saya kaget karena api sudah membesar,” ucapnya.

Mendengar teriakan itu, Elisabeth lantas meminta bantuan warga sekitar. Namun kobaran api yang terus membesar membuat warga tidak berani mendekat untuk menyelamatkan korban.

Warga hanya bisa berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. “Mereka hanya bisa berupaya menggunakan pasir dan air seadanya.”

Elisabeth mengaku tidak mengetahui pasti sumber api yang memicu kebakaran tersebut. Akibat insiden itu, seluruh barang dagangannya, seperti sayur-mayur, bensin, dan minyak tanah, ikut hangus terbakar.

Ketua RT setempat, Rikardus Ganis, mengatakan korban sudah lama berjualan di lokasi tersebut. Ia juga menyebut bengkel yang berada di samping lapak korban turut dilalap api. Sejumlah sepeda motor serta peralatan bengkel dilaporkan ikut terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.

TERKINI
BACA JUGA