Bajawa, Ekorantt.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ngada, Petrus Ngabi menginstruksikan kader partai melebur dalam setiap dinamika persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
Petrus meminta para kader hilangkan kebiasaan instan yang hanya menampakkan diri saat pemilu demi meraup suara. Sebaliknya, kehadiran mereka harus dirasakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari warga.
“Kader partai harus bisa memberi solusi terhadap persoalan masyarakat itu sendiri,” kaya Petrus di sela-sela agenda Musyawarah Cabang (Muscab) PAN Ngada di Hotel Nusantara 2 Bajawa pada Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menggarisbawahi bahwa panggung politik merupakan sarana untuk melayani sesama, bukan mengejar jabatan semata. Oleh karena itu, arah kebijakan politik PAN ke depan mesti berdampak pada kesejahteraan masyarakat luas.
“Partai tidak boleh menempatkan rakyat sebagai objek politik namun sebagai subjek dalam mengambil kebijakan dan implementasi politik,” ujar Petrus lugas.
Demi mengejawantahkan visi tersebut, Petrus menyerukan seluruh kader di level kecamatan hingga desa untuk bergotong-royong memenangkan hati rakyat. Menurutnya, hanya dengan strategi ini PAN bisa mengulang keberhasilan mereka di masa lalu.
“Dua periode kita pimpinan DPRD bahkan pernah menjadi pimpinan daerah,” ujarnya.
Ia pun mewanti-wanti para kader untuk menjaga integritas dan tidak mengkhianati komitmen perjuangan partai. “Siapa yang mencoba bermain dengan api, saya yakin ia terbakar sendiri,” ujar Petrus memberi peringatan.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD PAN Ngada, Yohanes Don Bosko Ponong, menegaskan bahwa instruksi dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, sudah sangat jelas, yakni meminta seluruh elemen partai untuk total membantu masyarakat.
“PAN harus ada buat mereka yang membutuhkan seperti kaum disabilitas,” kata Yohanes.
Yohanes menambahkan, di bawah nakhoda Zulkifli Hasan, komitmen utama internal partai yakni memperkuat fondasi dengan merapikan struktur partai dari level atas hingga ke akar rumput paling bawah.













