Labkesmas Sikka Jadi Pusat Pemeriksaan Sampel MBG Flores dan Lembata

Petrus menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Labkesda Kabupaten Sikka sebesar Rp2 miliar lebih.

Maumere, Ekorantt.com – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sikka naik status menjadi Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tier 2. Fasilitas kesehatan ini merupakan satu-satunya yang ada di Pulau Flores.

Berlokasi di jalan El-Tari Maumere, Labkesmas tersebut melayani pemeriksaan mikrobiologi klinik, patologi klinik, kimia klinik, dan antigen Covid-19.

Pelayanan lain mencakup pemeriksaan laboratorium kesehatan masyarakat seperti kimia lingkungan, mikrobiologi lingkungan, serta makanan dan minuman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, kehadiran Labkesmas Sikka berdampak bagi pelayanan kesehatan, termasuk untuk kelancaran urusan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kementerian Kesehatan, kata dia, merekomendasikan Kabupaten Sikka sebagai pusat rujukan pemeriksaan laboratorium untuk mendukung kelancaran program MBG di wilayah Flores dan Lembata.

“Sebelumnya, fokus kami hanya pada klinik di Labkesda. Kini, setelah naik status menjadi Labkesmas, kami juga melayani uji kimia, dan lingkungan sehingga seluruh sampel program MBG, seperti pemeriksaan air, pencemaran, hingga makanan beracun, dikirim dan diperiksa di sini,” ujar Herlemua kepada Ekora NTT di ruang kerjanya pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Petrus menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Labkesda Kabupaten Sikka sebesar Rp2 miliar lebih. Angka ini lebih tinggi dari Kota Kupang yang menargetkan sekitar Rp1 miliar.

“Saya yakin pada akhir tahun target kita bisa melampaui Rp2 miliar,” ujarnya.

Hingga April 2026 realisasi PAD sudah mencapai Rp800 juta. Lonjakan terjadi karena adanya kerja sama Dinas Kesehatan dengan BPJS Kesehatan melalui program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dengan sistem periksa lalu bayar.

“Dari program Prolanis saja kami optimis bisa menembus angka Rp2 miliar,” sebut Herlemus.

Herlemus menambahkan, Labkesmas Sikka semula mendapatkan bantuan peralatan laboratorium sebelum akhirnya memenuhi syarat untuk pembangunan Labkesda.

Diresmikan oleh Bupati Robi Idong pada 12 September 2022, pembangunan fasilitas kesehatan ini menelan anggaran Rp10 miliar lebih.

TERKINI
BACA JUGA