Pedagang Asongan di Sikka Panen Rezeki dari Gerak Jalan Kemerdekaan

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago berkata, gerak jalan menjadi kesempatan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme, disiplin, kekompakan, serta semangat gotong royong.

Maumere, Ekorantt.com – Puluhan pedagang asongan di Maumere, Kabupaten Sikka meraup rezeki saat menjajakan makanan dan minuman ringan selama kegiatan gerak jalan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI)

Sejak Senin, 10 Agustus 2026, mereka berjualan minuman dan makanan ringan di halaman Sikka Convention Center (SCC) dan di jalan depan Kantor Pos dan Giro yang menjadi titik awal dan akhir perlombaan.

Para pedagang lainnya juga tampak memenuhi titik-titik strategis di sepanjang rute gerak jalan. Kehadiran ribuan penonton membuat dagangan para pelaku UMKM laris manis diserbu pembeli.

Salah seorang pedagang, Tini Parera asal Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur mengaku datang lebih awal untuk mencari lokasi strategis, tepatnya di pinggir trotoar garis finish perlombaan.

Ia menjual minuman dingin, air mineral, kopi, permen, camilan dan gorengan.

“Lumayan sehari laku sampai sekitar Rp200 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, belum bayar angsuran koperasi. Modal awal Rp150 ribu,” ujar Mama Tini yang biasa disapa kepada Ekora NTT, Senin sore.

“Saya sudah lama berjualan setiap ada momen gerak jalan atau karnaval pada HUT RI,” tambahnya.

Mama Avila pedagang asal jalan Brai, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur mengaku hal yang sama. Ia berjualan pada momen gerak jalan atau karnaval HUT RI.

Avila menjual minuman dingin, kacang goreng, permen, air mineral dan bakso tusuk.

“Lumayan kalau lagi ramai laku sampai Rp200 ribu. Kalau sepi sekitar Rp100 ribu. Hasil ini untuk kebutuhan sehari-hari di rumah,” ujar Mama Avila.

Ia sudah lima tahun rutin berjualan setiap ada momen gerak jalan atau karnaval kemerdekaan.

Mama Tini dan Mama Avila berharap kegiatan ini terus berlanjut setia tahun agar bisa membantu ekonomi rumah tangga.

Mereka berharap ada penyediaan tempat khusus bagi para pedagang agar tertata rapi tanpa dipungut biaya tambahan, mengingat pendapatan mereka tidak seberapa.

“Ada tempat khusus yang disediakan di halaman SCC, tetapi itu untuk UMKM skala besar dan mereka dikenakan biaya. Kami yang jual di pinggir jalan tidak bisa bayar biaya tambahan,” ujar Mama Tini.

Lomba gerak jalan berlangsung selama tiga hari, 10-13 Agustus 2026 dengan total peserta sebanyak 207 regu.

Hari pertama, peserta lomba merupakan peserta didik sekolah dasar sebanyak 54 regu. Hari kedua, peserta tingkat SMP sebanyak 58 regu serta tingkat SMA putri sebanyak 32 regu.

Sedangkan hari terakhir, peserta gerak jalan yakni peserta didik SMA putra sebanyak 31 regu, serta peserta dari perangkat daerah (OPD) dan masyarakat umum sebanyak 32 regu.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago berkata, gerak jalan menjadi kesempatan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme, disiplin, kekompakan, serta semangat gotong royong.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, sehat, edukatif, dan membangun semangat kebersamaan,” ujarnya saat membuka perlombaan gerak jalan.

Juventus mengajak masyarakat Kabupaten Sikka untuk menjadikan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif.

TERKINI
BACA JUGA