Kopdit Pintu Air Gelar Bimtek Pengelolaan Sistem Coretax Pajak

Maumere, Ekorantt.com – KSP Kopdit Pintu Air menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan sistem Coretax Pajak kepada jajaran pengurus, pengawas, komite, dan tim manajemen dari kantor cabang hingga cabang pembantu pada Jumat-Sabtu, 17-18 April 2026.

Bimtek tersebut berlangsung secara luring dan daring dari Kantor Pusat Kopdit Pintu Air Rotat, Kabupaten Sikka, NTT.

Akademisi dan Praktisi Pajak, Taufik Kurahman mengatakan, pegiat koperasi perlu memahami cara menghitung pajak secara mandiri melalui sistem Coretax.

“Jangan tergantung pada orang luar, kita harus hitung sendiri dan bayar sendiri,” ujar Taufik.

Ia menekankan bahwa perjuangan jajaran pengurus dan manajemen Kopdit Pintu Air yang telah membesarkan lembaga ini jangan sampai terganggu hanya karena alasan pajak. 

Pengurus diminta tidak menganggap pajak itu sulit. Oleh sebab itu, perlu untuk dipelajari agar Kopdit Pintu Air tidak tergoyahkan hanya karena salah menghitung pajak.

“Kegiatan ini penting untuk membuka pemahaman bahwa pajak itu hal yang tidak bisa dihindari. Dan jangan takut, jangan apriori, jangan menghindar,” jelasnya.

Taufik menerangkan, melalui Coretax semua data identitas akan terintergrasi. Bahkan data pribadi sekalipun dapat diketahui saat diinput.

Dia juga meminta Kopdit Pintu Air menghitung secara baik mulai dari kantor pusat, kantor cabang hingga cabang pembantu. Karena itu, pengurus perlu memahami tiga hal penting yaitu, siapa subyek, obyek (penghasilan), tarif kemudian baru bayar, dan tata cara membuat laporan.

Ia mengatakan bentuk pembangkangan seseorang atau lembaga tidak membayar pajak disebabkan dua faktor yakni, menghindari pajak secara legal dan modus menggelapkan pajak.

“Mengapa koperasi kena pajak? Prinsipnya sebagai partisipasi masyarakat, tanggung jawab moral kita kepada negara,” kata Taufik.

Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, dalam sambutannya, mengatakan kegiatan ini sangat penting dan diharapkan dapat diikuti dengan baik oleh peserta.

Sejak awal berdiri, kata Jano, Kopdit Pintu Air tidak pernah membayangkan ada pungutan pajak oleh pemerintah. Seiring berjalanya waktu, Kopdit Pintu Air bertumbuh pesat sehingga mulai dilirik pemerintah sebagai lembaga yang menjadi obyek pajak.

“Saya kira koperasi itu lembaga yang merupakan kumpulan orang-orang kecil dalam lembaga pemberdayaan menjadi obyek kena pajak,” tutur Jano.

Ia berharap bimbingan teknis ini membantu pengelola Kopdit Pintu Air paham tentang perpajakan dan bisa menerapkannya dalam kerja pelayanan kepada anggota.

BANYAK DIBACA

Kopdit Pintu Air Tawarkan Beragam Keuntungan bagi Anggota

Maumere, Ekorantt.com- Berawal dari 50 orang yang berkumpul karena...

Kopdit Sangosay Bangun Ekonomi Anggota Melalui Pemberdayaan

Bajawa, Ekorantt.com - Resmi berdiri 28 Mei 1983, Koperasi Kredit...

Koperasi Asia Dinasty Sejahtera Lebarkan Pelayanan di Flores Lembata

Ende, Ekorantt.com - Koperasi Asia Dinasty Sejahtera melebarkan sayap pelayanannya ke...

Layanan Simpanan Non Saham dari KSP Kopdit Pintu Air yang Wajib Anda Ketahui

Maumere, Ekorantt.com - Hadir sebagai koperasi yang mengusung tagline...

Pintu Air Duduki Peringkat Pertama Koperasi Kredit Tingkat Nasional

Maumere, Ekorantt.com - Induk Koperasi kredit (Inkopdit) kembali merilis...

Kopdit Sangosay Beri Kelunakan untuk Anggota Terdampak Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay mengeluarkan kebijakan relaksasi angsuran...

Aset KSP Kopdit Pintu Air Capai Rp2,4 Triliun Per 31 Desember 2024

Sejauh ini, anggota Kopdit Pintu Air tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri dari 59 kantor cabang  dan 15 kantor cabang pembantu (KCP)

Nasi Ayam Geprek di Warung Baku Dapa Jadi Rebutan Mahasiswa Unipa

Maumere, Ekorntt.com – Universitas Nusa Nipa (Unipa) menyediakan fasilitas...

Gubernur Viktor Laiskodat Berkunjung ke Rumah Produksi Garam Milik Pintu Air

Maumere, Ekorantt.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sikka,...

Ayo Nikmati Kuliner Babi di Depot Nabbas Ketong Pung Ruteng

Ruteng, Ekorantt.com - Sejumlah karyawan tengah sibuk menyiapkan makanan...

BACA JUGA

ARTIKEL EKORANTT LAINNYA