Ingin Berwisata ke Ngada? Jangan Lupa Mampir di Air Terjun Ogi

Bajawa, Ekorantt.com – Kabupaten Ngada adalah salah satu kabupaten yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabupaten ini terkenal akan panorama keindahan alam dan jejak wisata budaya seperti Gunung Inerie, Kampung Bena (kampung adat tertua di Pulau Flores), Taman Laut 17 Pulau Riung, dan Air Panas Mengeruda, Soa.

Tak hanya itu, Kabupaten Ngada juga memiliki wisata alam air terjun yang terletak di Kelurahan Fobata, Kecamatan Bajawa, yaitu Air Terjun Soaseso, atau akrab dikenal di kalangan wisatawan dengan sebutan Air Terjun Ogi.

Jarak dari Kota Bajawa ke tempat wisata ini kurang lebih 8 kilometer, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Medan yang harus ditempuh adalah jalanan menurun dan tanjakan. Semakin dekat dengan lokasi, pengunjung harus menelusuri jalan tak beraspal sepanjang kurang lebih 1 kilometer, lantaran objek wisata ini cukup jauh dari jalan raya.

iklan

Namun, lelah takkan terasa karena pengunjung dapat menikmati keasrian hamparan sawah yang indah sebelum tiba di lokasi.

Untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Ogi, pengunjung diwajibkan membeli karcis seharga Rp5.000,00 per/orang sebelum memasuki lokasi.

Jika telah tiba di air terjun, mata kita seakan dihipnotis dengan bentang indah air terjun yang jatuh dari ketinggian 80 meter.

Air terjun seperti tersembul keluar dari balik pepohonan hijau dan jatuh pada kolam yang cukup luas untuk tempat pengunjung berenang.

Berjarak sepelemparan batu dari kolam air terjun, tersedia pondok bagi pengunjung untuk sekadar melepas lelah atau menghabiskan makan siang bersama sambil menikmati bunyi gemericik air terjun.

Di tempat wisata ini telah disediakan 3 pondok  bagi pengunjung untuk beristirahat dan bercanda ria sembari melihat keindahan wisata ini.

Sambil berdiri di pagar pembatas antara kolam air terjun dan pondok, pengunjung bisa mengabadikan momen kunjungan dengan berswafoto atau foto bersama dengan latar air terjun yang deras mengalir jatuh dari ketinggian tebing.

Untuk diketahui, derasnya aliran air terjun juga dimanfaatkan oleh PLN setempat sebagai mesin pembangkit listrik bertenaga air yang memberi aliran listrik ke rumah warga sekitar.

Selain sebagai pembangkit listrik, aliran air tersebut juga dimanfaatkan sebagai irigasi lahan persawahan warga sekitar.

Arista Harman, salah satu pengunjung di tempat itu kepada EKORA NTT, Rabu (26/6/2019) mengatakan, Kabupaten Ngada memiliki alam yang begitu indah.

Tawaran tempat untuk berwisata sangat banyak dan beragam. Salah satunya yaitu Air Terjun Ogi.

Menurut Arista, jarak yang ditempuh ketempat itu cukup dekat dari Kota Bajawa.

Tiket masuk sangat terjangkau dan pemandangan yang ditawarkan sangat memuaskan, indah, dan penuh pesona.

“Air terjun Ogi sangat cocok sebagai tempat refreshing, tempat berkumpul keluarga maupun teman-teman, dan yang paling penting direkomendasikan bagi yang suka berfoto,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menilai jalan menuju lokasi, mulai dari tempat parkir yang masih belum diperhatikan dengan baik.

“Semoga pemerintah setempat secepatnya bisa memperbaiki, serta menata jalur ke air terjun lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Imelda Nou, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi air terjun itu, mengatakan, objek wisata Air Terjun Ogi dikelola oleh warga Kampung Hubomaro yang berada di lokasi wisata.

Imelda Nou mengatakan, hasil penjualan karcis ke pengunjung akan dibagi tiga, di antaranya untuk pemilik tanah yang di lokasi air terjun, kelompok pariwisata di Kampung itu, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada.

“Untuk menata tempat wisata ini, yakni warga Kampung Hubomaro sendiri. Di sekitar lokasi air terjun juga ada 4 rumah warga,” tutupnya. (Adeputra Moses)

TERKINI
BACA JUGA