Krisis Air Bersih, Warga Kota Ende Minta PT Novita Karya Taga Bertanggungjawab

Ende, Ekorantt.com – Warga dua kelurahan di Kota Ende mengalami kesulitan air bersih tiga bulan terakhir. Dua kelurahan tersebut yakni Kelurahan Kota Ratu dan Kelurahan Paupanda di Kecamatan Ende Selatan Kabupaten Ende.

Penyebabnya adalah sejumlah pipa distribusi milik PDAM Tirta Kelimutu rusak akibat pekerjaan jalan negara di area Ae Bai, Kecamatan Ende Utara dan area Raba, Kecamatan Ende.

Pipa terputus akibat galian badan jalan  pada proyek Preservasi Jalan Aegela-Batas Kota Ende senilai 20,5 miliar rupiah yang dikerjakan kontraktor pelaksana PT Novita Karya Taga.

Warga berharap, perbaikan instalasi perpipaan akibat kerusakan itu segera diselesaikan agar distribusi air ke warga pelanggan PDAM di dua kelurahan dalam Kota Ende teratasi.

“Kami sudah tiga bulan tidak nikmati air PDAM. Selama ini kami harus muat air dari Woloare atau bertahan dengan sumur-sumur warga,” ungkap Nurdin, salah satu pelanggan PDAM di Kelurahan Paupanda.

iklan

Menurutnya, sebelum ada pekerjaan jalan negara di wilayah arah barat Terminal Ndao Ende mereka tidak kesulitan air.

“Itu pipa banyak yang putus sehingga air tidak bisa sampai ke sini,” ujar Nurdin

Plt. Direktur PDAM Tirta Kelimutu, Kosmas Nyo yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kondisi dimaksud.

“Benar Itu. Air tidak bisa didistribusi karena pipa putus akibat galian jalan. Kami sudah koordinasi dengan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki,” jelas Kosmas.

Selama ini, lanjut Kosmas, untuk memenuhi kebutuhan air minum warga di dua kelurahan, pihaknya harus menggunakan mobil tangki untuk mendistribusikan air langsung kepada pelanggan atau melalui pipa distribusi.

Staf Pelaksana PT Novita Karya Taga, Melkior Donald (Foto Dok. Pribadi)

Siap Ganti Pipa

Saat dikonfirmasi, Staf Pelaksana PT Novita Karya Taga, Melkior Donald mengakui adanya kerusakan pipa PDAM Tirta Kelimutu akibat pengerjaan proyek preservasi jalan Aegela-Batas Kota Ende di area Nangaba.

Lebih lanjut, Merkior menjelaskan, pihaknya bertanggungjawab dan akan menggantikan seluruh pipa yang rusak.

“Kemarin sudah rapat bersama pihak PU Perwakilan. Kita sepakat material yang rusak kami tanggung. Akan kita datangkan dari Jawa sesuai spesifikasi, sedangkan untuk instalasi dan pemasangan dari pihak PDAM Ende,” tandas Melkior saat dihubungi Ekora NTT, Jum’at (18/09/2019).

TERKINI
BACA JUGA