Kegiatan temu kemitraan koperasi di Kecamatan Atadei, Kamis (21/11/2019)

Lewoleba, Ekorantt.com – Anak muda mesti menjadi anggota koperasi dan memanfaatkan dana keanggotaan dalam wadah koperasi untuk membuka usaha kecil-kecilan yang menumbuhkan geliat ekonomi.

Demikian penegasan dari Yoanis Lalang, staf Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Lembata dalam kegiatan temu kemitraan koperasi di Kecamatan Atadei, Kamis (21/11/2019).

Kepada sejumlah anak muda dari kecamatan Atadei yang hadir dalam kesempatan tersebut Lalang menegaskan, wadah koperasi dapat mendukung ekonomi warga.

Meurutnya anak muda perlu juga mengambil peran menjadi calon wirausahawan dengan melihat potensi di sekitarnya untuk mulai menggarap usaha kecil. Lalang juga mengajak sejumlah anak muda untuk hidup berkoperasi.

Herdi Wuwur dari komunitas anak muda Guntur Atadei mengemukakan, saat ini telah ada beberapa kopersi simpan pinjam yang ada di Lembata dan juga dana desa yang bisa dimanfaatkan oleh para anak muda untuk memanfatkan dana-dana yang ada.

“Kalau dari koperasi simpan pinjam tentunya harus jadi anggota dulu tapi kalau dari dana desa mungkin kami anak-anak muda ini perlu ada perhatian dari desa agar mendorong anak-anak muda untuk ikut dalam gerakan wirausaha yang membantu geliat perekonomian di desa”, ujar Wuwur.

Nuel Bataona, salah satu tokoh muda Lembata mengapresiasi kegiatan dari Dinas Koperasi yang senantiasa memberikan motivasi kepada anak muda untuk berwirausaha, hanya menurutnya perlu ada pendampingan.

“Kalau datang hanya omong-omong terus itu bagus juga tapi mesti ada agenda dan aksi yang tepat untuk dieksekusi. Tidak bisa hanya suruh orang muda berwirausaha lalu selesai,” tutur Bataona.

Ia menambahkan, “pemerintah musti sampai pada level merancang kalau produk usaha kecil yang dihasilkan pasarnya kemana. Jangan sampai suruh orang iris tuak atau masak moke lalu pasar untuk jual moke tidak ada akhirnya moke itu diminum sendiri”.

Masih menurut Nuel, saat ini dana desa yang dikucurkan ke desa juga besar jadi pemerintah desa perlu juga membuat pemetaan yang tepat bagaimana melibatkan anak-anak muda dalam pemanfaatan dana desa.

“Dana desa itu harap menyentuh anak-anak muda juga pemanfaatannya biar tidak hanya bangun fisik tetapi pelatihan-pelatihan yang membuka cakrawala anak muda untuk berwirausaha itu terbuka lebar,” demikian tutur Nuel.

Martin Lamak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here