Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi (Foto: jurnas)

Ende, Ekorantt.com – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mulai melakukan kunjungan ke desa-desa untuk memantau langsung kondisi desa dan pemanfaatan penggunaan dana desa.

Kunjungan perdana dilakukan ke Desa Leuwiipuh dan Desa Kerta, Kecamatan Banjar Sari, Kabupaten Lebak, Banten pada 5 November lalu. Dalam kunjungan ke Desa Leuwiipuh, Wamen Budi Arie langsung meninjau lokasi jembatan gantung rusak penghubung antar desa dan menyaksikan aktivitas warga sehari-hari.

Informasi yang dihimpun Ekora NTT, pada tanggal 17-18 Desember 2019, Wamen Budi akan mengunjungi Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Benar ada rencana kunjungan ke Ende. Rencananya tanggal 17 dan 18 Desember 2019,” ungkap Vinsen Tukan, Tenaga Ahli TPPI Kabupaten Ende.

Dalam surat yang dikirim ke Dirjen PMD Kemendes, rencananya Wamen Budi akan mengunjungi empat desa di Ende menurut kategori maju, berkembang, tertinggal, dan sangat tertinggal.

Vinsen mengatakan, sesuai dengan perintah koordinator provinsi, pihaknya diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menentukan lokasi desa berdasarkan kategori desa yang dimaksud.

“Ada empat desa, desa maju di Nanganesa Kecamatan Ndona, desa berkembang di Bheramari Kecamatan Nangapanda, desa tertinggal di Uzuramba Barat Kecamatan Ende dan desa sangat tertinggal di Wawonato Kecamatan Ende,” beber Vinsen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here