Proses mediasi masalah di rumah Ketua RT 015, Kelurahan Watu

Ruteng, Ekorantt.com – Seorang ayah berinisial PM asal Desa Tal, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai mengancam anak kandungnya menggunakan sebilah parang.

Ia datang ketika anaknya yang berinisial YD sedang bersama dengan teman-teman di dalam sebuah kamar kos di Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kamis (6/1 2020) sekitar pukul 09.00 Wita.

Membenarkan peristiwa itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Bripka Andi Darma menuturkan, sekitar bulan Desember 2019, YD kabur dari rumah tanpa alasan yang jelas.

Sebagai seorang ayah, PM berusaha melakukan pencarian. Hingga mencari informasi tentang keberadaan anaknya itu.

Namun, karena  sering  berpindah-pindah kos selama di Kota Ruteng,  PM kesulitan untuk menemukannya.

“Pada hari Rabu 5 Februari 2020, PM dikirimi sebuah video pendek. Di dalam video tersebut terlihat anaknya sedang berada di salah satu kamar kos  bersama dengan beberapa laki-laki yang tak dikenal. Dan dalam video tersebut terlihat mereka sedang merokok dan mengonsumsi minuman keras jenis sopi,” kata Bripka Andi.

Setelah menonton video tersebut, PM murka dan langsung mengajak keluarga dari kampung untuk mencari YD di Ruteng.

Setelah berupaya melakukan pencarian, PM akhirnya menemukan anaknya sedang bersembunyi di salah satu kos-kosan di Kelurahan Watu, Ruteng.

“Namun karena sudah emosi, PM pun mencabut parang yang dibawanya. Ia mengancam akan membunuh anaknya, sehingga membuat penghuni kos yang lain langsung lari dan bersembunyi hingga melaporkan kejadian tersebut kepada Lurah dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Kata Bripka Andi, saat sampai di TKP, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa langsung mengamankan parang yang digunakannya.

“Kami sudah mengajak untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan,” tuturnya.

Adeputra Moses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here