Jadi Prioritas, Pemkot Kupang Mulai Kerjakan Jalan Depan GOR Oepoi

Menurut Maxi, konstruksi jalan menggunakan beton, dilengkapi pembenahan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur dan kenyamanan pejalan kaki.

Kupang, Ekorantt.com – Lurah Oebufu, Zet Batmalo menjelaskan, ruas Jalan Brigjen Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota.

Ia mengaku, kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi dasar komitmen untuk merealisasikan proyek tersebut pada 2026. Sebelum perbaikan dimulai, warga bersama Ketua RT setempat secara swadaya menimbun lubang dengan material sederhana.

Kepala Dinas PU Kota Kupang, Maxi Dethan berkata, nilai kontrak proyek mencapai Rp5,57 miliar. Pekerjaan dimulai pada 15 April dan ditargetkan rampung pada 11 September 2026.

Menurut Maxi, konstruksi jalan menggunakan beton, dilengkapi pembenahan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur dan kenyamanan pejalan kaki.

Ia berharap pengerjaan jalan ini dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi jalan rusak.

Pengerjaan ruas jalan di depan GOR Oepoi yang telah direncanakan sebelum viral di media sosial.

Proyek jalan yang berada di Kelurahan Oebufu ini kini mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026 setelah usulan melalui tahapan perencanaan resmi pemerintah.

Warga setempat, Arny Loasana berterima kasih karena pemerintah sudah mulai mengerjakan ruas jalan tersebut.

“Akhir 2025, Wali Kota sudah turun langsung melihat kondisi jalan, dan sekarang pengerjaannya benar-benar dimulai,” ujar Arny di Kupang pada Jumat, 24 April 2026.

Hal serupa disampaikan Piet Naijumetan, warga RT 35 Oebufu. Ia mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas dimulainya pekerjaan jalan yang selama ini dikeluhkan karena berlubang dan membahayakan pengguna jalan.

Sebelum proyek berjalan, warga bersama Ketua RT setempat sempat menimbun lubang secara swadaya menggunakan material sederhana guna mengurangi risiko kecelakaan.

TERKINI
BACA JUGA