Dua jenazah TKI asal Ende tiba di Bandara Eltari Kupang pada Kamis (13/02/2020)

Ende, Ekorantt.com – Setelah pada tahun 2019 Kabupaten Ende menyumbang angka kematian paling tinggi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT, kabar duka kembali menyelimuti keluarga dan masyarakat Kabupaten Ende pada awal tahun 2020.

Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur-Malaysia kembali memulangkan dua jenazah TKI asal Kabupaten Ende.

Informasi yang dihimpun Ekora NTT, kedua jenazah tersebut yakni Markus Seda (40) asal Kampung Wolofeo, Desa Tomberabu II, Kecamatan Ende dan Urbanus Noe (39) asal Kampung Ropa, Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole.

Rilis Kedutaan Republik Indonesia di Malaysia mencatat, Markus Seda meninggal pada 29 Januari 2020. Sedangkan Urbanus Noe meningggal pada 10 Februari 2020.

Kedua jenazah diterbangkan dari Kuala Lumpur menggunakan pesawat Garuda transit Jakarta menuju Kupang, Kamis (13/02/2020).

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiwa Kabupaten Ende di Kupang (IPELMEN) Wenslaus Jando Wowa yang dikonfirmasi Ekora NTT, Kamis (13/02/2020) membenarkan perihal dua jenazah TKI asal Ende yang tiba di Kupang.

Menurutnya, proses penjembutan dua jenazah TKI asal Kabupaten Ende di Bandar Udara Eltari Kupang dibantu oleh Serikat Buruh Migran Indonesia, BP3TKI, aktivis kemanusiaan, dan mahasiswa Ende yang ada di Kupang.

“Tadi siang kami jemput di Bandara Eltari Kupang. Saat ini jenazah almarhum Markus Sedo disemayamkan di RSU Prof.W.Z Yohanes Kupang. Jenazah Almarhum Urbanus Noe disemayamkan di Rumah Bapak  Arnoldus Fobia di Kelurahan Naimata Kota Kupang,” tutur Wenslaus.

Menurut rencana, kedua jenazah tersebut akan dipulangkan ke Ende menggunakan Kapal Perintis pada Jumat (14/2/2020).

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupeten Ende, Kapitan Lingga belum dapat dikonfirmasi perihal status dua jenazah TKI asal Ende yang dipulangkan dari negeri Jiran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here