Foto dok Taman Nasional Kelimutu

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional Kelimutu atau yang populer dikenal dengan sebutan Danau Triwarna Kelimutu menyumbangkan penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp3.089.739.500 dari target Rp2.878.403.300.

Adapun total wisatawan yang berkunjung sebanyak 86.439 orang. Wisatawan Nusantara sebanyak 71.184 orang dan wisatawan asing sebanyak 15.255.

Jumlah pengunjung ini menurut Agus Sitepu, Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu turun sekitar 1.000 orang dari tahun sebelumnya.

Penurunan ini menurutnya, karena berkurangnya transportasi pesawat ke kota Ende terutama dari Labuan Bajo. Penurunan pengunjung wisatawan asing ini mempengaruhi pendapatan yang masuk.

“Tahun ini pendapatannya memang melampaui target pusat yakni sebesar Rp2,8 miliar tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu turun sebesar Rp725 juta atau turun  hampir  20 % karena berkurangnya wisatawan mancanegara,” ujar Agus.

Agus melanjutkan, target tahun 2020 untuk pendapatan PNPB sebesar Rp3 miliar.

Tarif untuk masuk ke Taman Nasional Kelimutu pun masih sama sesuai dengan Peraturan Pemerintah yakni Rp5 ribu untuk wisatawan nusantara dan Rp150 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Agus pun mengungkapkan, sepanjang tahun 2020 ini akan dilakukan penataan areal wisata Kelimutu baik fisik bangunan dan penataan areal dan produk berdagang.

Tak lupa Agus juga mengajak segenap wisatawan dimana saja berada agar menyempatkan waktu berkunjung ke Taman Nasional Kelimutu.

“Di sini tidak hanya keindahan warna danau tetapi juga di Taman Nasional Kelimutu ada burung endemik elang Flores dan beberapa burung raptor yang dilindungi. Ada juga burung Garugiwa, burung unik yang menjadi ikon Kelimutu. Kawasan ini unik karena merupakan campuran flora vacinicum dan rododenron. Termasuk edelweis Kelimutu yang sedang dikembangkan,” kata Agus.

Elisabeth Beti, seorang guide lokal asal kota Maumere yang selalu membawa wisatawan asing ke danau Kelimutu mengungkapkan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke danau Kelimutu ikut membantu usaha kuliner dan homestay warga di wilayah Moni, area seputaran Kelimutu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here