Sabtu, 11 Juli 2020

Urus Protap di Perbatasan, AMAN Minta Bupati di Flores Tanggalkan Sentimen Wilayah

- Advertisement -

Ende, Ekorantt.com – Perbedaan penerapan Prosedur Tetap (Protap) perbatasan antar-kabupaten di Flores menimbulkan pergunjingan yang panas di tengah usaha mencegah penyebaran Covid-19. Timbulnya beberapa kisruh di beberapa perbatasan kabupaten di Flores pun tak terelakkan.

(Baca juga:Heboh Aksi Penutupan Jalan Negara Berujung Maut, Ini Penjelasan Kades Hikong)

Menyaksikan kondisi tersebut, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Philipus Kami meminta bupati di Flores untuk menanggalkan sentimen wilayah.

“Jangan ada sentimen antar wilayah. Semua wilayah harus merasa saling support dan tidak saling mempersalahkan. Jadi kita minta para bupati di wilayah Flores harus bangun komunikasi dalam penanganan di wilayah perbatasan sehingga masalah kemanusiaan dan suplai logistik antar wilayah tidak terkendala,” jelas Philipus Ekora NTT di Ruman AMAN Nusa Bunga Ende, Senin (25/5/2020).

Sejauh ini Philipus menilai perbedaan aturan di perbatasan masing-masing kabupaten disebabkan lemahnya sistem koordinasi antar-kepala daerah, dalam hal ini bupati.

Padahal koordinasi antar-pemerintah daerah menjadi penting untuk penerapan pembatasan sosial di wilayah perbatasan.

(Baca juga:Satgas Covid-19 Kawal Jalan Tikus di Perbatasan Flotim-Sikka)

Selain itu, kepala daerah diminta untuk menggerakan tim gugus tugas untuk meningkatkan edukasi baik kepada masyarakat umum maupun kepada perangkat pemerintah agar seluruh mekanisme penanganan dapat terintegrasi secara tepat, akurat dan terukur.

Menurut Philipus, pandemi Covid-19 merupakan bencana nasional sehingga penanganan mesti dilakukan secara bersama-sama. Proses penanganannya mesti dilakukan secara terintegrasi sehingga aktivitas ekonomi dan urusan kesehatan tidak terkendala.

“Mekanisme penanganan mesti dilakukan secara terintegrasi antar-kabupaten. Edukasi secara dilakukan berkala kepada masyarakat paling bawah. Tim gugus tugas di perbatasan beri pemahaman tentang corona, bagaimana penyebaran dan yang terakhir Protap penanganan,” jelas Philipus.

“Jadi yang masuk ke wilayah kita itu adalah tamu. Itu dulu cara pandangnya. Tamu mesti dihormati. Jadi harus dengan senyum dan edukasi yang baik. Saya yakin kalau urusan tidak penting dan bukan soal kemanusiaan orang tidak mungkin jalan,” tutupnya.

TERKINI

Wisata Danau Kelimutu Kembali Dibuka, Maksimal 200 Tamu per Hari

Ende, Ekorantt.com - Setelah ditutup sejak 28 Maret 2020 silam, Balai Taman Nasional Kelimutu kembali membuka akses kunjungan wisata ke Danau Tiga Warna Kelimutu...

Dukung Gerakan Kupang Hijau, OJK dan FKLJK NTT Peduli Lingkungan

Kupang, Ekorantt.com – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur  (FKLJK NTT)...

SMPN 1 Maumere Terima 224 Peserta Didik Baru

Maumere, Ekorantt.com – SMPN I Maumere menerima sebanyak 224 peserta didik baru. Menurut Kepala Sekolah, SMPN 1 Maumere, Vitalis P. Sukalumba, total jumlah pendaftar...

Sikka Dapat Jatah 100 Unit Rumah Program BSPS

Maumere, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Sikka mendapat jatah 100 unit rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS yang selama ini dikenal dengan sebutan program...

BACA JUGA

Dishub Ende Ancam Bekukan Trayek Armada Transportasi yang Bandel

Ende, Ekotantt.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Ende mengancam akan membekukan izin armada transportasi yang bandel karena beroperasi tak sesuai dengan trayek. Kepala Bidang Perhubungan Darat...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Pemkab Ende Diminta Segera Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa di Luar Daerah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Ende diminta segera menyalurkan bantuan dana untuk mahasiswa asal Kabupaten Ende di luar daerah yang hingga kini belum dicairkan. Permintaan...

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

Dukung Gerakan Kupang Hijau, OJK dan FKLJK NTT Peduli Lingkungan

Kupang, Ekorantt.com – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur  (FKLJK NTT)...

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Gandeng BPN Sikka, Pegadaian akan Luncurkan Produk RTT

Maumere, Ekorantt.com – PT Pegadaian (Persero) sedang menyiapkan produk baru bernama Rahn Tasjily Tanah (RTT) bagi masyarakat yang ingin meminjam dana dengan menggadaikan sertifikat...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here