Pembangunan Gedung Pintu Air Cabang Talibura Ditargetkan Lima Bulan

Yohanes telah mempersiapkan 16 tenaga kerja yang akan bekerja selama seminggu. Rinciannya; enam orang tukang dan 10 orang lainnya sebagai buruh.

Maumere, Ekorantt.com – Pembangunan gedung baru kantor Kopdit Pintu Air Cabang Talibura ditargetkan akan selesai selama lima bulan ke depan.

Konsultan Perencana pada Kopdit Pintu Air, Yohanes Lamba Loy, mengatakan, pembangunan gedung ini dikerjakan secara swakelola. Ia pun telah mengantisipasi keterlambatan pekerjaan.

Menurutnya, bila ada sedikit hambatan maka bisa saja molor sampai dengan delapan bulan ke depan.

“Berdasarkan perhitungan perencanaan bangunan seluas 24×17 meter persegi ini akan memakan waktu kerja selama lima sampai delapan bulan,” jelas Yohanes di sela-sela acara peletakan batu pertama di Desa Talibura Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 5 Juli 2024.

Yohanes telah mempersiapkan 16 tenaga kerja yang akan bekerja selama seminggu. Rinciannya; enam orang tukang dan 10 orang lainnya sebagai buruh.

“Dan yang juga sangat penting adalah selalu menyediakan kebutuhan bahan onside supaya menghindari pekerja menganggur dengan alasan ketiadaan bahan,” katanya.

Yohanes menambahkan, pembangunan kantor Kopdit Pintu Air Cabang Talibura akan menelan biaya sebesar Rp1,4 miliar yang bersumber dari iuran pembangunan anggota.

Ia berjanji untuk menjaga ritme pekerjaan agar tidak terhenti.

“Ini serius karena tempat pelayanan sementara yang berada di samping tempat pembangunan sangat kecil dan kurang nyaman untuk pelayanan keuangan,” kata Yohanes.

Sekretaris Camat Talibura, Gregorius Gate menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan manajemen Kopdit Pintu Air yang sukses mengembangkan bisnis koperasi di Kecamatan Talibura.

“Terutama dengan membangun sebuah gedung kantor yang sangat bagus ini,” katanya.

Menurut Gate, gedung ini akan memberikan warna pembangunan baru di Kecamatan Talibura.

Tarsisius Saler warga Desa Kringa mengaku sangat senang dengan keputusan pengurus yang menyetujui pembangunan gedung yang baru.

Ia menyarankan agar tidak hanya gedung yang baru, tetapi model dan strategi kerja baru sangat diperlukan untuk melayani anggota.

“Memang selama ini pelayanan sudah cukup baik, tetapi nanti kalau gedung selesai dikerjakan manajemen juga dituntut untuk bekerja lebih baik lagi melayani anggota,” kata Tarsisius.

TERKINI
BACA JUGA