Barau, Ekorantt.com – Ketua Komite Kopdit Pintu Air TP Barau, Liska Julianty Kassan, didampingi Komite Titik Kumpul, Stefanus Maksi Melianus, menyalurkan dana solidaritas duka cita kepada Alexander San Beibe selaku ahli waris anggota Kopdit Pintu Air atas nama Maria Vandelina Laju.
Maria dikabarkan meninggal dunia di RS Tanjung Selor, Kabupaten Buklunang, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada 9 Februari 2026 lalu. Maria adalah salah seorang anggota yang sangat aktif semenjak bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air pada tahun 2022 silam.
“Kami dari Kopdit Pintu Air menyerahkan dana solidaritas duka ini kepada ahli waris mama Maria,” kata Liska.
”Mama maafkan saya, ternyata mama sudah menyiapkan sendiri biaya untuk kematianmu,” ujar Alexander seraya menerima dana tersebut.
Liska mengatakan, sejak bergabung di Kopdit Pintu Air, Maria rutin menabung setiap bulan. Karena itu, hak Maria akan dikembalikan seutuhnya, kata Liska.
Ia menambahkan dana tersebut untuk mengurangi beban ekonomi dua anak Maria, terutama Alexander.
Kopdit Pintu Air menyadari bahwa kepergian Maria menjadi pukulan berat bagi Alexander yang hari-hari sebelumnya tinggal bersama Maria.
“Ya, karena kakak Alexander sudah berkeluarga dan punya rumah sendiri,” ujar Liska.
Ketua Stasi Jelarai, Felix, menyambut baik kehadiran Kopdit Pintu Air di tengah keluarga Maria.
Ia mengatakan, Kopdit Pintu Air memberi solusi dan membantu keluarga duka saat sedang kesulitan.
Felis berharap Kopdit Pintu Air bisa menyentuh banyak warga sekaligus dapat memberikan sosialisasi kepada semua umat pada hari-hari ke depan.
