Ende, Ekorantt.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI) Kabupaten Ende menggelorakan semangat bangkit dan terus bergerak untuk mengembangkan usaha usai gempa bumi yang melanda Pulau Flores pada pertengahan Agustus lalu.
“Saya percaya bahwa bencana boleh mengguncang tempat usaha kita, tetapi tidak boleh mengguncang semangat kita untuk bangkit,” ujar Selfi Indradewa usai dilantik menjadi Ketua IWAPI Kabupaten Ende di Hotel Syfa Ende pada Senin, 12 Oktober 2026.
Menurutnya, jabatan tersebut adalah sebuah amanah dan tanggung jawab. Jabatan yang diemban juga merupakan awal dari perjuangan bersama untuk membangun serta menguatkan wanita pengusaha di Kabupaten Ende.
“Momentum ini menjadi semakin bermakna karena kita berada dalam situasi pascabencana gempa Flores yang telah memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat, termasuk para pelaku UMKM dan dunia usaha,” tegas Selfi.
Ia berkata, kehadiran IWAPI tidak boleh menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan seremoni, namun harus menjadi rumah besar bagi perempuan pengusaha untuk berbagi pengalaman, membuka jaringan dan meningkatkan kapasitas.
Selain itu, lanjut Selfi, IWAPI hadir untuk mencari solusi terhadap persoalan usaha yang tengah dihadapi, termasuk para pengusaha yang terdampak bencana.
“Kita ingin perempuan pengusaha di Kabupaten Ende tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu bangkit, berkembang, naik kelas dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” kata dia.
Sebagai Ketua IWAPI Kabupaten Ende, Selfi menyadari bahwa dirinya tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan dukungan dari semua pihak.
Oleh Karena itu, ia berharap terbangun kolaborasi yang nyata antara IWAPI dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Selfi menambahkan, perempuan pengusaha tidak hanya menjadi penerima program, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi daerah
Ia ingin memperjuangkan akses permodalan yang lebih baik bagi UMKM dan meningkatkan kemampuan digitalisasi dan pemasaran.
Selfi juga ingin mendorong produk lokal NTT agar semakin dikenal dan semakin dan bisa semakin meluas.
“Mari kita jadikan situasi pascabencana sebagai momentum untuk membangun usaha yang lebih kuat, lebih tangguh, inovatif, dan lebih mandiri, ” tuturnya.
Hingga kini, IWAPI Kabupaten Ende telah menghimpun 20 pengusaha perempuan yang bergerak di berbagai sektor usaha.
Bidang usaha yang digeluti para anggota tersebut antara lain tenun ikat, kuliner, dan fashion. Sejumlah anggota juga berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Ende.
Meski demikian, pendataan terhadap seluruh perempuan pengusaha dan pelaku UMKM di wilayah tersebut belum dilakukan secara menyeluruh.
Selfi menilai masih banyak perempuan yang memiliki potensi usaha, tetapi belum terjangkau oleh organisasi. Karena itu, pihaknya berencana memperluas keanggotaan secara bertahap dengan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM, termasuk perempuan yang menjalankan usaha dalam skala kecil.
Menurutnya, IWAPI tidak menetapkan persyaratan khusus berdasarkan besarnya usaha untuk menjadi anggota. Perempuan yang memiliki usaha, baik skala kecil, menengah, maupun besar, dipersilakan bergabung.
“Pada prinsipnya, teman-teman yang mau bergabung silakan. Tidak ada standar bahwa usahanya harus kecil, menengah, atau besar. Kita memulai dari hal kecil, kemudian bersama-sama berkembang dan naik kelas,” ungkap Selfi.
Sementara itu, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda mengatakan, kehadiran IWAPI tidak hanya sebuah organisasi, namun bentuk komitmen perempuan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
“Peran ganda wanita ya selain sebagai istri, juga sebagai pengusaha. Dan ini yang paling penting adalah kita mau mencari cara tradisi kepemimpinan wanita di bidang ekonomi,” tandasnya.
Yosef berharap IWAPI ke depan terus maju dan lebih solid. Diharapkan pula melalui program-program yang dilakukan IWAPI berdampak nyata bagi masyarakat.
“Jadi pemerintah ini berkomitmen benar untuk mempermudah menciptakan iklim investasi khususnya bagi pengusaha untuk apa ya untuk berinvestasi dengan kondisi yang kondusif, aman dan perizinan yang mudah,” pungkas Bupati Yosef.
IWAPI Ende Ajak Pengusaha Perempuan Bangkit setelah Gempa Flores
IWAPI hadir untuk mencari solusi terhadap persoalan usaha yang tengah dihadapi, termasuk para pengusaha yang terdampak bencana.













