Bekasi, Ekorantt.com – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air terus meningkatkan ekonomi keluarga melalui strategi Sekasur, Sedapur, dan Sesumur (3S).
Konsep ini mempermudah setiap anggota untuk memperluas basis dalam rangka mengakses layanan produk Kopdit Pintu Air.
Ketua KC Kampung Sawah Bekasi Kopdit Pintu Air, Emanuel Migo, menjelaskan konsep Sekasur berarti mengajak pasangan untuk menjadi anggota, Sedapur merangkul keluarga besar, sedangkan Sesumur mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggal sekitar untuk bergabung.
Selain memperluas akses koperasi bagi warga, pertumbuhan KC Kampung Sawah Bekasi turut berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja.
“Sebanyak 50 orang kini menjadi bagian dari tim manajemen kami,” kata Emanuel di sela-sela acara peresmian Kantor Cabang (KC) Kampung Sawah Bekasi di kawasan Nassa Valley, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan status dari kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang penuh merupakan hasil komitmen pendampingan terhadap masyarakat kecil selama empat tahun terakhir.
Saat ini, KC Kampung Sawah Bekasi telah melayani sekitar 3.000 anggota serta membawahi 18 unit pengembangan yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Sumatera Selatan.
Peresmian kantor cabang itu dilakukan oleh Wali Kota Bekasi yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi Herbert S.W. Panjaitan.
Pemerintah Kota Bekasi menyambut positif kehadiran Kopdit Pintu Air dan mendorong perluasan layanan ke wilayah lain guna menggerakkan ekonomi daerah.
“Pemkot Bekasi mendukung penuh pendirian Kantor Cabang Kampung Sawah Bekasi KSP Kopdit Pintu Air ini. Silakan buka kantor cabang di kecamatan lain di Kota Bekasi yang memiliki 12 kecamatan dan 56 kelurahan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Herbert.
Herbert menilai pengembangan jaringan koperasi mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun peningkatan aktivitas usaha masyarakat. Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam tata kelola koperasi.
“Jaga integritas pengurus dan anggota agar koperasi ini tetap dapat memberi manfaat serta bersinergi dengan pemerintah dan koperasi lainnya untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
