Maumere, Ekorantt.com – Namanya Febrianus Mado. Pria asal Tilang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka ini adalah sosok penting pada lembaga Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), sebuah lembaga yang fokus pada pendampingan petani. Lahir dari latar belakang keluarga petani, sulung dari empat bersaudara ini adalah alumni Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Kupang.
Sejak April 2007, Brian, demikian sapaannya, bergabung dengan PT East West Seed Indonesia bagian produksi benih. Tahun 2013 bergabung dengan Tim Divisi Marketing Technology Transfer di perusahaan yang sama.
Tepatnya Juni 2014, ia bergabung dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera dirinya lalu dipercayakan sebagai salah satu mentor yang mendampingi para petani untuk wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dirinya aktif melaksanakan pelatihan-pelatihan budidaya hortikultura bagi petani dan masyarakat.
Yang dilakukan pihak YBTS saat ini, demikian Brian, adalah pelatihan untuk PPL dan juga para petani.
Di Kabupaten Sikka, Brian mendampingi 14 kelompok tani (Poktan) yang tersebar di Kecamatan Nita dan Lela. Sedangkan di Kabupaten Alor 13 kelompok dan Sumba Tengah ada 10 kelompok.
Kepada Ekora NTT Febrianus menuturkan bahwa pertanian di NTT sangat menjanjikan.
“Peluang usaha yang menjanjikan adalah pertanian. Potensi sumber daya alam dan iklim NTT lumayan mendukung untuk bertani,” ujarnya.
Dalam penilaian Brian, para petani NTT itu sebenarnya sangat tangguh. Hanya pengetahuan tentang teknis budidaya hortikultura, menurutnya, masih sangat minim. Oleh karena itu YTBS hadir untuk terus bersama petani memberikan pelatihan dan pendampingan.
“YBTS dalam pendampingannya selalu bermitra baik dengan Dinas Pertanian setempat ataupun NGO yang ada untuk memberikan pelatihan kepada petani, ” ujarnya.
Seluruh kegiatan yang dilakukan YBTS, lanjut Brian, berupa transfer pengetahuan tentang cara bertanam yang baik kepada kelompok tani melalui serangkaian pelatihan bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Prinsip YBTS kesejahteraan petani itu harga mati. Maka seluruh hidup saya secara pribadi saya persembahkan untuk petani,” tegas Brian.
Merlin Fernandez, selaku PPL Desa Hepang Kecamatan Lela mengungkapkan, pihaknya sedang membangun kerja sama dengan YBTS dalam mendampingi anggota kelompok tani terutama pada budidaya tanaman hortikultura.
Menurut Merlin, sosok Febrianus Mado sangat berjasa dalam memberikan pendampingan buat PPL Kecamatan Lela.
“Banyak ilmu mengenai tanaman hortikultura yang kami peroleh darinya,” ujar Merlin.
Yuven Fernandez












