Upaya BKSDA NTT Kembalikan Kura-Kura Rote ke Habitat Aslinya

Kupang, Ekorantt.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT berupaya untuk mengembalikan Kura Kura Rote (Chelodina mccordi) ke habitat aslinya.

Bekerjasama dengan Wildlife Concervation Society (WCF) Indonesia, BBKSDA NTT berhasil mendatangkan kembali 13 ekor kura-kura leher ular ini dari Singapura pada 2021 lalu.

Kura-Kura Rote merupakan salah satu spesies kura-kura yang terancam punah di dunia karena ditangkap dan dijual untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Kemudian pada tahun 2018, Kura Kura Rote ditetapkan sebagai satwa yang dilindungi.

“Kura-Kura Rote ini satwa endemik yang hanya ada di Pulau Rote. Kondisinya di Rote sendiri tidak dijumpai lagi di alam atau di habitat aslinya,” ujar Kepala BBKSDA NTT, Arief Mahmud di Kupang pada Senin, 3 April 2023.

Terdapat 35 danau air tawar di Kabupaten Rote Ndao yang menjadi habitat Kura-Kura Rote. Namun pada tahun 2005 tercatat hanya sembilan danau yang masih menjadi habitat spesies ini.

“Yang jadi masalah, Kura-Kura Rote habitatnya bukan berada di kawasan konservasi. Dia di wilayah danau-danau yang dimiliki adat atau hak ulayat atau perorangan sehingga intervensi sangat terbatas,” kata Arif.

Karena kondisi habitat alami yang berada di luar kawasan konservasi, Pemprov NTT menetapkan kawasan habitat Kura-Kura Rote menjadi Kawasan Ekosistem Esensial yakni kawasan yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi yang perlu dilakukan upaya konservasi.

“Tahun 2021 itu dipulangkan sebanyak 13 ekor dan sekarang ada di Kantor Instalasi Karantina Kupang. Dan Tahun 2023, kami melakukan pelepasliaran secara terbatas dan terkontrol di habitatnya di Danau Le Ndulu di Pulau Rote,” kata Arief.

Tidak semua Kura-Kura Rote dilepaskan ke habitatnya. Terlebih dahulu dilakukan seleksi berdasarkan kesiapan individu masing-masing kura-kura, termasuk pengecekan kesehatan dan penyesuaian habituasi.

“Tahun 2023 akan dipulangkan lagi sebanyak 36 ekor. Saat ini sudah tiba di Singapura. Rencananya bulan Mei akan dipulangkan ke Kupang,” ucapnya.

TERKINI
BACA JUGA