Ruteng, Ekorantt.com – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus Inasio Jenarut meminta Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Manggarai Raya bukan sekadar penyedia modal, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan yang menyentuh langsung akar rumput.
“Kesejahteraan yang kita bangun tidak hanya bersifat sementara, tetapi terus tumbuh berkelanjutan bagi generasi mendatang,” kata Frederikus saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Puskopdit Manggarai Tahun Buku 2025 di Rumah Retret Maria Bunda Karmel, Wae Lengkas Ruteng pada Jumat, 24 April 2026.
Frederikus bilang, kehadiran koperasi dengan unit usaha simpan pinjam harus mampu menjadi solusi finansial yang inklusif bagi masyarakat. Dengan begitu, potensi lokal yang ada dapat dikembangkan secara maksimal melalui dukungan kredit yang sehat dan akuntabel.
“Saya berharap Puskopdit Manggarai Raya dapat transformatif menjadi inkubator ekonomi yang andal,” kata Jenarut.
Ia berharap, Puskopdit Manggarai Raya dapat menjadi mitra strategis bagi koperasi primer di Manggarai demi memperkuat ketahanan pelaku usaha mikro. Karena itu, perannya menjadi motor penggerak ekonomi mikro.
“Kehadiran dan peran aktif koperasi dengan unit simpan pinjam merupakan pilar krusial dalam mewujudkan visi Manggarai yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui penguatan sektor strategis—khususnya pertanian, UMKM, dan pariwisata—koperasi dengan unit simpan pinjam mampu mentransformasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri.
Ketua Puskopdit Manggarai Raya, Pastor Ardus Noveri memaparkan, total pinjaman yang sedang beredar sampai tahun buku 2025 sebanyak Rp502.311.579.141. “Sedangkan pencairan pinjaman selama tahun buku 2025 sebesar Rp213.843.693.398,” kata
Ia berkata, Puskopdit Manggarai Raya beranggotakan 31 kopdit primer tersebar di Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Dari jumlah tersebut, masih ada dua koperasi kredit berstatus binaan, belum menjadi anggota penuh.
Sementara jumlah anggota perorangan dari 31 kopdit primer ini sebanyak 111.229 anggota. Selama tahun buku 2025, jumlahnya bertambah 14.684 anggota.
“Ada 27 kopdit (koperasi kredit) memiliki aset lebih dari 1 miliar dan ada 19 kopdit mempunyai anggota lebih dari 1000,” sebutnya.
Pastor Ardus mengatakan, jumlah dana anggota pada kopdit-kopdit ini sebesar Rp528.145.508.016. Sedangkan pencairan pinjaman selama tahun buku 2025 sebesar Rp213.843.693.398.
Kemudian total aset Puskopdit Manggarai Raya, katanya, senilai Rp642.442.659.353. “Selama 2025 bertambah Rp121.109.607.371.”













