Maumere, Ekorantt.com – Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang- Orang Suci Zaman Akhir menyerahkan bantuan sumur bor untuk SDI Watuwekak, Desa Seusina, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT pada Senin, 4 Mei 2026.
Penyerahan bantuan ditandai dengan pengguntingan pita dan pemutaran keran air secara simbolis oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, sukarelawan, dan pihak yayasan.
Kepala SDI Watuwekak, Antonia Sace Kavia mengatakan, selama ini keterbatasan akses air bersih di sekolah menjadi salah satu kendala dan tantangan.
“Dengan adanya sumur bor kami merasakan anugerah yang luar biasa. Selama ini kami membeli air tangki lima ribu liter Rp100 ribu untuk kebutuhan sehari-hari ” ujarnya.
Menurut Antonia, air merupakan kebutuhan dasar yang paling penting dalam kehidupan, terutama dalam mendukung proses belajar sekolah.
“Bantuan ini bukan hanya sebuah fasilitas biasa tetapi juga wujud kepedulian terhadap masa depan anak kami,” kata dia.
Antonia berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebab, yang memanfaatkan air bersih bukan hanya warga sekolah, tetapi masyarakat yang ada di sekitar sekolah.
“Semoga dengan keberadaan sumur bor ini dapat meningkatkan kesehatan, kebersihan serta kenyamanan lingkungan belajar bagi para siswa,” ucap Antonia.
Ia menyampaikan terima kasih atas karunia Tuhan serta dukungan Bupati Sikka, Yayasan Gereja Yesus Kristus dan semua pihak atas selesainya pembangunan sumur sejak survei 2024 hingga hari ini.
Ketua Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang- Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo mengatakan, bantuan ini berasal dari dana kemanusiaan yang dihimpun dari para jemaat di berbagai tempat.
Ia menegaskan, kehadiran yayasan dan sukarelawan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada pihak yang membutuhkan.
“Kami bukan orang yang spesial, kami diberi amanat untuk menjaga dana kemanusiaan ini, dan membantu mereka yang membutuhkan untuk menggunakan dana ini dengan semestinya dan untuk kebaikan bersama,” ungkap Yos.
“Walaupun kita berbeda agama, latar belakang bukanlah menjadi penghalang, tetapi ada satu hal yang diajarkan di gereja kami adalah mengasihi saudara dan saudari kami,” tambahnya.
Yos menyampaikan terima kasih kepada kontraktor dan rekan-rekan serta semua pihak yang terlibat dalam mengerjakan pembangunan sumur bor.
Ia menekankan, pentingnya pemeliharaan gedung dan fasilitas yang telah dibangun.
“Mari kita rawat dan jaga dengan baik agar anak cucu kita bisa menikmati dan bertumbuh dengan kualitas yang baik,” kata Yos.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menyampaikan apresiasi kepada yayasan atas bantuan air bersih di beberapa lokasi di Kabupaten Sikka.
“Kehadiran kalian di Kabupaten Sikka dan bantuan yang luar biasa ini adalah sebuah anugerah besar,” ungkapnya.
Menurut Juventus, air adalah sumber kehidupan, oleh karena itu fasilitas yang sudah ada wajib dijaga dan dirawat.
Ia berharap kerja sama dan dukungan dari Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang- Orang Suci Zaman Akhir tidak berhenti, tetapi terus berlanjut dan diperluas jangkauannya ke wilayah lain di Kabupaten Sikka yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Masih banyak saudara dan anak-anak kami di pelosok daerah yang membutuhkan perhatian dan bantuan serupa. Oleh karena itu, kami sangat berharap uluran tangan dan dukungan dari yayasan ini dapat terus mengalir ke Sikka,” ujar Juventus.
Sukarelawan Yayasan, Ladawn Turley Stead mewakili jutaan jemaat di seluruh dunia mengungkapkan rasa syukur telah membantu fasilitas air bersih kepada masyarakat kabupaten Sikka.
Menurutnya, air adalah kehidupan karena dapat membawa dampak nyata bagi kita semua.
Ia menyampaikan, terima kasih atas kolaborasi dan kerja sama antara pihak pendidikan, pemerintah, kontraktor dan sekolah yang telah mewujudkan pembangunan sumur bor.
Ia mengaku sangat tersentuh dengan sambutan hangat dan penuh keramahtamahan yang diberikan oleh seluruh warga Sikka.
“Kami juga sangat terkesan dengan pulau yang indah, serta tarian dan budaya yang ditampilkan di sini,” ungkapnya.
Ketua Komite SDI Watuwekak, Fransiskus Sani mewakili orang tua murid menyampaikan syukur dan terima kasih atas bantuan sumur bor dari Yayasan Gereja Yesus Kristus Zaman Akhir.
“Dengan adanya penyediaan air bersih ini anak-anak lebih semangat belajar di sekolah,” ujarnya.
Fransiskus berharap, adanya tenaga pengaman untuk menjaga fasilitas air bersih ini agar bertahan lama untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan warga sekitarnya.
Bantuan yang diserahkan senilai Rp351.655.000. Fasilitas yang dibangun dan diserahkan meliputi satu unit sumur bor, satu buah tandon air berkapasitas besar yakni 5.000 liter.
Delapan titik tugu kran air yang terpasang di setiap ruang kelas dan area toilet sekolah, serta satu titik tugu kran khusus yang dapat dimanfaatkan langsung oleh warga masyarakat.
Selain itu, juga disediakan fasilitas wastafel guna mendukung kebersihan dan kesehatan bagi seluruh pengguna sekolah.













