Bajawa, Ekorantt.com – Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ngada mengajak siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bajawa untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Kita baru merasa memiliki Pancasila namun belum menghayati dan mengamalkan,” ujar Ketua FPK Ngada, Petrus Tena, saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di sekolah tersebut, Rabu, 22 April 2026.
Tantangan sekarang, Petrus melanjutkan, masih banyak anak bangsa termasuk generasi muda belum menghayati dan mengamalkannya sila-sila Pancasila.
Menurutnya, Pancasila bukan saja sebagai fondasi bangsa, tetapi menjadi perekat antar golongan, agama, dan etnis.
Ia menjelaskan bahwa di tengah gangguan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bineka Tunggal Ika kepada generasi muda harus terus digaungkan.
“Empat pilar kebangsaan memang telah lama dikenal namun belum semua mengamalkan dan melaksanakan apa yang diatur dalam empat pilar kebangsaan tersebut,” kata Petrus.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Keluarga Besar Nagekeo, Wim De Rosari yang terlibat sebagai pemateri dalam kegiatan itu, mengajak generasi muda memanfaatkan ruang media sosial untuk memupuk nasionalisme, kesatuan, dan persatuan bangsa.
Wim mengatakan bahwa media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan pendidikan mengenai Pancasila dan bagaimana menjadi warga negara yang baik.
Ia mengharapkan masyarakat, termasuk pelajar agar lebih cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan media sosial demi membina hubungan sosial dan memupuk persatuan bangsa.
“Media sosial bisa menjadi suatu alternatif yang dapat dimanfaatkan peran dan fungsinya untuk menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.













