Mahasiswa IKT Larantuka Olah Rumput Laut Jadi Cookies

Adonan yang tercampur merata langsung dicetak dan dipanggang dengan suhu yang terukur. Setelah matang, mereka mengamati tekstur cookies, menilai warna, aroma, serta cita rasanya.

Larantuka, Ekorantt.com – Mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi (IKT) Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berhasil mengolah rumput laut menjadi cookies atau kue kering.

Makanan ringan berbahan rumput laut ini adalah buah tangan mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) dari petani Kampung Lato di Desa Watowara, Kecamatan Titehena.

Dosen pengampu mata kuliah Diversifikasi dan Pengolahan Produk Perikanan, Yosephina Batagor, mengatakan praktik nyata hasil pembelajaran teori di kelas itu dilaksanakan perdana di Laboratorium THP IKT Larantuka pada 19 April 2026.

“Ini merupakan hasil kreativitas dan inovasi mahasiswa THP semester VI dibawa bimbingan saya bersama ibu Maria Hermina Peransa Betan,” kata dia kepada awak media di Larantuka, Kamis, 23 April 2026.

Yosephina berkata, mahasiswa tak sekadar mendapatkan teori, melainkan harus melakukan praktik lapangan.

Dengan berinovasi mengolah rumput laut menjadi makanan ringan, kata dia, mahasiswa akan mendapatkan bekal untuk mengembangkan potensi lokal ketika berwirausaha di kemudian hari.

“Jadi ini bukan hanya kegiatan formalitas untuk memenuhi kewajiban mahasiswa di ruang perkuliahan, melainkan dapat berlanjut dan menjadi alternatif bagi mereka,” tutur Yosephina.

Ia melihat keseriusan mahasiswa saat menyiapkan bahan hingga mengolahnya menjadi produk jadi. Rumput laut terlebih dahulu dikeringkan lalu dihaluskan. Sumber daya hayati yang kaya nutrisi itu dicampur dengan tepung, mentega, gula, dan bahan tambahan lainnya.

Adonan yang tercampur merata langsung dicetak dan dipanggang dengan suhu yang terukur. Setelah matang, mereka mengamati tekstur cookies, menilai warna, aroma, serta cita rasanya.

“Hasil dari cookies diuji secara organoleptik sederhana oleh mahasiswa,” jelas Yosephina.

Kepala Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan IKT Larantuka, Maria Hermina Peransa Betan, mengapresiasi mahasiswa yang berhasil mengolah cookies dari bahan rumput laut.

“Dari kegiatan ini bisa memperkaya dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah sumber daya laut yang ada di Flores Timur,” kata Hermina.

Ia mengakui potensi rumput laut yang cukup banyak ditemui di ujung timur Pulau Flores itu, terutama ikan yang pasarannya tembus ke luar daerah. Pengolahan sumber daya laut dinilai masih belum optimal.

“Sehingga inovasi semacam ini sangat dibutuhkan dan menjadi kabar baik dalam perkembangan pengolahan hasil perikanan,” tuturnya.

Kristoforus Ole Hurit, salah seorang mahasiswa, berharap produk itu bisa menambah pengetahuannya untuk dikembangkan di tengah masyarakat.

“Saya dan teman-teman sangat berharap agar kelak kami bisa mengembangkan produk ini dalam skala yang lebih besar,” ucapnya.

Paul Kabelen

TERKINI
BACA JUGA