Ruteng, Ekorantt.com – General Manager Induk Koperasi Kredit (Inkopdit), Stephanus Toga Siagian menekankan seluruh Credit Union yang berada di Puskopdit Manggarai Raya untuk menjadi agen perubahan dalam melestarikan lingkungan.
Karena itu, Credit Union tidak hanya menjadi lembaga keuangan rakyat. “Mari kita mulai dari hal-hal sederhana namun konsisten dengan mendorong kebijakan kredit yang lebih bijak,” kata Siagian dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Puskopdit Manggarai Raya Tahun Buku 2025 bertempat di Rumah Retret Maria Bunda Karmel, Wae Lengkas Ruteng, Kabupaten Manggarai pada Jumat, 24 April 2026.
Menurutnya, tugas Credit Union mengedukasi anggota tentang pentingnya menjaga alam dan membangun kesadaran bahwa setiap keputusan ekonomi memiliki dampak jangka panjang.
Hari ini, katanya, manusia dihadapkan pada tantangan yang lebih besar. Tidak hanya soal ekonomi, melainkan soal keberlanjutan kehidupannya dan lingkungan hidup.
“Kita merasakan bagaimana perubahan iklim, kerusakan hutan, berkurangnya sumber air, dan berbagai bencana alam yang mulai semakin dekat dengan kehidupan kita,” jelasnya.
Siagian berkata, ini bukan lagi isu global, tetapi sudah menjadi realitas lokal, termasuk Manggarai Raya, sebutan untuk Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
“Di sinilah Credit Union memiliki peran strategis dan nyata.”
Credit Union, menurut dia, memiliki kekuatan untuk mengarahkan perilaku ekonomi anggotanya. Melalui kebijakan pembiayaan, edukasi anggota, dan program-program pemberdayaan, Credit Union bisa menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan.
“Bayangkan jika setiap pinjaman yang kita salurkan juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan,” terangnya.
Ia juga berharap Credit Union mendorong anggotanya mengembangkan usaha yang ramah lingkungan. Kemudian Credit Union menjadi pusat edukasi tentang pentingnya menjaga alam; pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah, dan penggunaan sumber daya yang bijak.
“Maka CU tidak hanya menciptakan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan kehidupan,” ucapnya.
Siagian bilang, Credit Union tidak boleh memisahkan kesejahteraan anggotanya dengan kesehatan lingkungan. Apabila alam rusak, maka sumber penghidupan anggota pun akan terganggu.
Demikian bila air hilang, tanah rusak, dan udara tercemar, maka kesejahteraan yang kita bangun hari ini tidak akan bertahan lama. “Kita jadikan Credit Union sebagai pelopor dalam pelestarian lingkungan.”
Ia mengajak agar mewariskan bumi yang tetap hijau, air yang tetap jernih, dan udara yang tetap bersih—agar generasi berikutnya masih hidup dengan layak dan penuh harapan.
“Sesungguhnya bumi ini adalah rumah kita bersama, marilah kita bersama-sama melakukan pertobatan ekologis,” pungkasnya.













