Larantuka, Ekorantt.com – Sebuah mobil pikup menabrak truk expedisi yang parkir di badan jalan Trans Pulau Flores, antara Desa Dulipali dan Desa Nobo di Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Kamis, 2 Juli 2026 pukul 06.00 Wita. Empat orang mengalami luka dalam lakalantas tersebut.
Pikap merek Suzuki New Carry bernomor polisi EB 8581 itu melaju dari Maumere ke Larantuka, dikendarai Gabriel Breok, dengan dua orang penumpang, P. Paulus Boli Lamak (91) dan Maria Bengang (57).
Tiga anggota Polsek Wulanggitang yang berada di tempat kejadian perkara, berkata ketiga korban langsung dibawa dengan ambulnas ke Puskesmas Boru. Sementara seorang sopir ekspedisi, Eduardus Yonas, dilarikan ke Pustu Konga untuk pertologan medis awal.
Ekspedisi dengan nomor polisi S 8380 NJ dikemudikan Yanuarius Nono awalnya mengalami pecah ban dan parkir di badan jalan. Kendaraan besar yang memuat puluhan ton batu bata ringan itu berada dekat dengan tikungan tajam tanpa memasang penanda segitiga.
Sopir dan kondektur ekspedisi sedang mengganti roda yang meletus. Mereka dibantu rekan sopir ekspedisi, Eduardus Yonas dan beberapa orang lainnya.
Dari arah barat, New Carry bermuatan barang kios melesat di tikungan. Eduardus Yonas mengarahkan pengemudi itu agar mengambil posisi kanan. Tanpa diduga malah terjadi tabrakan hingga Eduardus ikut terserempet. Beruntung ia masih bisa selamat.
“Empat orang yang luka, tadi pagi dengan ambulas yang kebetulan lewat langsung bawa ke puskesmas,” kata Aiptu Eliud Thomas.
Eliud bersama Aiptu David Korang dan Aiptu Damianus Hera melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Flores Timur.
Setelah didatangi polisi, tikungan jalan kini dipasang tanda segitiga. Polisi mengarahkan kendaraan agar menurunkan kecepatan. Informasi dari Puskesmas Boru, korban luka masih menjalani perawatan. Kondisinya dikabarkan mulai membaik.
Mobil pikap mengalami kerusakan, paling parah pada bagian depan. Besinya penyok, kaca depan hancur, hingga patah stir dan sistem kemudi. Sementara ekspedisi mengalami penyok kecil di bagian belakang.
Penulis: Paul Kebelen













