Pelni Bebaskan Biaya Pengiriman Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Flores

Bagi pihak yang memanfaatkan fasilitas pengiriman gratis ini, silakan datang ke kantor Pelni atau bisa menghubungi call center 162 ataupun langsung ke cabang, membawa serta surat pengantar untuk pengiriman bantuan

Maumere, Ekorantt.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni memfasilitasi pengiriman bantuan logistik bagi korban gempa Flores secara gratis. Hal ini dilakukan untuk memperlancar distribusi kebutuhan pokok di sejumlah wilayah terdampak.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, Hana Suhardi menjelaskan, PT Pelni siaga di empat lokasi pelabuhan yakni Maumere, Labuan Bajo, Ende, dan Larantuka.

“Para pihak atau instansi yang ingin mengirimkan bantuan, Pelni siap mengantar gratis sampai dengan ke tempat lokasi pelabuhan yang didukung dengan enam kapal yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan tersebut,” kata Hana di Pelabuhan Lorens Say Maumere, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kapal Pelni KM Tidar tiba di Maumere pada Rabu malam, membawa 481 koli bantuan yang diangkut dari Surabaya, Jawa Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kurang lebih ada 10 kubik yang kita bawa. Terdiri dari bahan makanan pokok, kemudian popok bayi, kemudian ada tenda, ada juga kasur, serta minyak goreng dan kebutuhan lainnya,” kata Hana.

Proses penyaluran bantuan selanjutnya kepada warga terdampak, kata dia, menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Bagi pihak yang memanfaatkan fasilitas pengiriman gratis ini, silakan datang ke kantor Pelni atau bisa menghubungi call center 162 ataupun langsung ke cabang, membawa serta surat pengantar untuk pengiriman bantuan.

“Kami mendirikan posko di beberapa pelabuhan, dan nanti akan langsung dibawa oleh kapal yang mengangkut ke empat pelabuhan yang ada di Flores.”

PT Pelni tak membatasi jumlah bantuan yang dikirim mengingat masih warga terdampak yang membutuhkan bantuan. Dan tak ada kapal khusus untuk pengiriman bantuan, kata Hana. “Saat ini, kami masih menggunakan kapal reguler kami, sesuai dengan jadwal dan rute yang existing.”

Ia menambahkan, belum membatasi jangka waktu pengiriman bantuan gratis. Acuannya pada proses pemulihan pasca-gempa. Bila proses pemulihan berjalan lebih cepat, maka program ini akan berakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu pengiriman, baik dari pihak KSOP di sini, ada pihak Pelindo, kemudian BPBD, dan juga instansi terkait yang telah mendukung program ini,” pungkas Hana.

TERKINI
BACA JUGA