RSUP Ben Mboi Kupang Buka Akses Informasi Tarif Layanan Online

Kupang, Ekorantt.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi Kupang membuka akses informasi tarif pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi biaya. Ini juga bagian dari pertanggungjawaban layanan rumah sakit.

Masyarakat dapat mengetahui tarif berbagai layanan medis melalui website resmi rumah sakit maupun pencarian Google tanpa harus datang langsung atau meminta izin RSUP dr. Ben Mboi Kupang.

Informasi tersebut mencakup biaya tindakan medis, pemeriksaan laboratorium, suntikan, penerbitan surat keterangan berbadan sehat, hingga biaya pendaftaran dan akomodasi kamar rawat inap.

“Jangan khawatir meskipun RSUP dr. Ben Mboi terlihat megah dan mewah. Dari sisi transparansi, tarif atau biaya pelayanan bisa diakses secara umum oleh masyarakat,” ujar
Direktur Perencanaan Keuangan dan Layanan Operasional RSUP dr. Ben Mboi Kupang, Rilly Julia Roemokoy di Kupang pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Rilly mencontohkan, masyarakat yang ingin menjalani operasi sesar dapat terlebih dahulu mencari informasi mengenai tarif tindakan medis, biaya pendaftaran, serta biaya kamar sesuai kelas perawatan yang dipilih.

Dengan demikian, pasien dan keluarga dapat memperkirakan kebutuhan biaya sebelum memperoleh pelayanan kesehatan di RSUP dr. Ben Mboi Kupang.

Rilly menjelaskan, sebagai rumah sakit yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), RSUP dr. Ben Mboi memiliki mekanisme penyusunan tarif layanan yang dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Informasi tarif tersebut juga dapat ditelusuri melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 94 yang mengatur tarif layanan RSUP dr. Ben Mboi.

Menurutnya, keterbukaan informasi tarif menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memberikan kepastian mengenai biaya pelayanan kesehatan.

Selain transparansi tarif, RSUP dr. Ben Mboi juga berupaya memperluas penyebaran informasi hingga ke wilayah-wilayah yang lebih kecil di Nusa Tenggara Timur.

Rilly mengakui, keterbatasan sumber daya pada tim hubungan masyarakat dan promosi kesehatan menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Karena itu, pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan wartawan dan insan media sosial untuk membantu menyebarluaskan informasi mengenai layanan, program, dan kebijakan rumah sakit kepada publik.

Ia menegaskan, jajaran direksi RSUP dr. Ben Mboi terbuka terhadap komunikasi dengan media, baik untuk memperoleh informasi maupun meminta klarifikasi atas persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Kami sangat terbuka dengan urusan informasi dan keterbukaan informasi kepada publik. Wartawan bisa menghubungi kami melalui WhatsApp atau telepon agar berita yang ditayangkan juga berimbang,” katanya.

Rilly berharap, kerja sama dengan media dapat memperkuat penyampaian informasi yang akurat sekaligus membantu masyarakat memahami layanan yang tersedia di RSUP dr. Ben Mboi Kupang.

TERKINI
BACA JUGA