Ama Kolo Mengais Rupiah dari Tempat Sampah

Maumere, Ekorantt.com – Bekerja apa saja intinya adalah halal.

Spirit ini dipegang teguh oleh Yakob Nenobahan.

Pria berusia 52 tahun yang akrab disapa Ama Kolo ini adalah sosok yang pantas disebut pahlawan kebersihan.

Apa pasal? Setiap hari, sejak pagi buta Ama Kolo telah dengan sigap memungut aneka sampah plastik.

Mengenakan celana pendek dan kemeja abu-abu serta karung di punggung, ia setia menjelajahi setiap sudut kota Maumere.

iklan

Ama Kolo mengaku kerja sebagai pemulung sampah plastik sering dipandang sebelah mata.

Namun, ia menjalaninnya dengan keteguhan hati.

Prinsipnya tetap satu yakni makan dari uang halal.

Ia berpendapat lebih baik menikmati uang dari hasil keringat dan jerih lelah sendiri daripada dapat uang banyak, tetapi mencuri.

Pria asal Camplong-Kupang ini memang tampak murah senyum dan selalu penuh guyon.

Beta ni kerja santé sa. Kumpul sampah palstik, sonde cape. Dalam tempo empat hari, sa su dapat Rp200.000,00,” katanya.

Menurut Ama Kolo, kerasnya hidup di tanah orang menuntutnya untuk bekerja keras.

Kerja apa saja yang penting halal.

Profesi pemulung sampah plastik dinilai kotor, tetapi ada berkah berupa lembaran-lembaran rupiah.

Ama Kolo juga menuturkan dirinya kadang mendapat perlakuan yang tidak wajar dari para pemuda mabuk ketika ia melintas memungut sampah plastik.

Di tempat-tempat acara selepas pesta, ia kadang dicegat oleh para pemuda mabuk dan meminta uang darinya.

Ada yang bahkan nekat merogoh saku baju dan celananya untuk mengambil uang.

“Saya kerja hanya begini. Kemudian, saya dipaksa untuk beri uang pada mereka,” ujar Ama Kolo kesal.

Sampai saat ini, Ama Kolo mengaku bangga dengan pekerjaannya sebagai pemulung sampah.

“Kami ini juga pahlawan to. Kami pahlawan kebersihan,” tuturnya sambil tertawa.

Ama Kolo memang benar.

Walau mereka tidak digaji, tetapi mereka telah membantu petugas dinas kebersihan kota dan lingkungan untuk mengeroyok sampah agar wajah Kota Maumere lebih sedap dipandang mata. (Yuven Fernandez)

TERKINI
BACA JUGA