Kamis, 13 Agustus 2020

Pintu Air Siap Merdekakan Petani Kelapa

Maumere, Ekorantt.com- Perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-74 dirayakan segenap keluarga besar KSP Kopdit Pintu Air di Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka Sabtu (17/8/2019).

Dalam upacara bendera, Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano membuka hari pertama transaksi beli minyak kelapa mentah dari masyarakat petani kelapa.

“Kemerdekaan bukan hanya dengan kata-kata. Kita harus memerdekakan petani kita,” tegas Jano dalam amanat upacaranya.

Jano mengutarakan, Pintu Air serius dalam pengembangan usaha untuk memerdekakan masyarakat Nelayan, peTani, peTernak dan Buruh (NTT-B).

Bagi Pintu Air, kata Jano, peringatan kemerdekaan yang dirayakan perlu dilihat sebagai sebuah kekuatan baru dalam menapaki perubahan perekonomian pada sektor riil dengan pelibatan pada multistakeholder khususnya masyarakat kecil.

Pintu Air percaya sejak dulu kelapa sudah menjadi komoditi kebanggaan masyarakat NTT dan sejak itu masyarakat NTT miskin di negeri yang subur.

Fakta yang bisa dilihat setiap minggu paling tidak 250.000-300.000 buah kelapa gelondongan dikirim dengan truk angkutan besar ke luar Pulau Flores NTT.

Kelapa ini diolah di sana dan kembali dibeli masyarakat NTT untuk dikonsumsi, sebab masyarakat tak mampu bersaing dengan pemain besar yakni berbagai merek minyak kelapa sawit yang beredar di pasaran.

Hari ini petani kelapa akan merdeka dari kemerosotan harga komoditi dan keterhimpitan ekonomi yang luar biasa dari waktu kewaktu.

Pintu air sebagai koperasi primer nasional akan memberikan ruang pasar bagi masyarakat yang mengalami kemerosotan.

Pencanangan transaksi perdana Crude Coconut Oil (CCO) atau minyak kelapa murni yang dilakukan hari ini, kata Jano, merupakan langkah awal pada rencana peluncuran produk minyak goreng PINTAR pada waktu yang akan datang.

Sejak saat ini produsen kelapa di semua wilayah di NTT dapat menjual minyak kelapa mentah kepada Kopdit Pintu Air, namun sebelum itu masyarakat petani kelapa akan terlebih dahulu diberdayakan kembali dengan melakukan pengolahan buah kelapa menjadi minyak kelapa mentah.

Selanjutnya akan dibeli dan diolah kembali oleh Manejemen Kopdit Pintu Air menjadi minyak goreng bermutu tinggi dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng di masyarakat. 

Pada pencanangan transaksi beli minyak kelapa murni juga hadir dua dari beberapa kelompok binaan Pintu Air untuk dapat mengolah kelapa menjadi minyak kelapa murni yaitu Kelompok Du’a Nian dan Kelompok Mayangsari.

Kepada Ekora NTT mereka mengaku senang, dulu mereka hanya mampu menjual minyak kelapa di pasar dengan omset 200-300 ribu per minggu akibat persaingan minyak di pasar.

“Kami senang, dengan begini soal pemasaran kami sudah tidak pikir lagi, sudah ada pintu air yang pasti beli nanti,” ucap Anselmia salah seorang petani kelapa dari Nitakloang.

Aty Kartikawati

TERKINI

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum Jadi Materi Pembelajaran di SMPN 1 Maumere

Maumere, Ekorantt.com - Lembaga Pendidikan SMPN 1 Maumere memasukkan pendidikan karakter, pola hidup bersih dan sehat, dan kesadaran hokum sebagai materi pembelajaran sekolah. Demikian...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

Heboh Anak Babi Berkepala Dua di Wailiti

Maumere, Ekorantt.com - Warga RT 027/ RW 002 Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka dihebohkan dengan bentuk fisik anak babi yang baru dilahirkan...

BACA JUGA

Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum Jadi Materi Pembelajaran di SMPN 1 Maumere

Maumere, Ekorantt.com - Lembaga Pendidikan SMPN 1 Maumere memasukkan pendidikan karakter, pola hidup bersih dan sehat, dan kesadaran hokum sebagai materi pembelajaran sekolah. Demikian...

Penerapan Pembelajaran Daring bagi Pelajar Berkebutuhan Khusus di Maumere tidak Efektif

Maumere, Ekorantt.com - Penerapan pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) alias online tidak efektif dijalankan oleh pelajar berkebutuhan khusus di Maumere, Kabupaten Sikka. Kepala Sekolah SLB...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

Jejak NTA di Nian Sikka: Dari Pendidikan Sampai Air Bersih Pertanian

Maumere, Ekorantt.com - Meski Pendemi Covid - 19 mengancam nyawa, semangat dan komitmen kuat lembaga intenasional yang menjalani misi kemanusiaan di bumi nian Sikka...

Protes Tambang Galian C, Tiga Warga Lengkosambi, Ngada Dipanggil Polisi

Bajawa, Ekorantt.com - Tiga warga Desa Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, dipanggil oleh pihak kepolisian karena memerotes keberadaan tambang galian C di wilayah mereka....

Rumah Pemulihan Stunting, Langkah Pemkab Sikka Tekan Angka Stunting

Maumere, Ekorantt.com - Demi menekan angka stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka menelurkan program rumah pemulihan stunting. Rumah pemulihan bernama ‘Lepo Gahar Naha Bisa’ ini...

Calon Sarjana FKIP-IKTL Harus Mampu Beradaptasi

Larantuka, Ekorantt.com – Calon sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Institut Keguruan dan Teknologi Waibalun harus mampu beradaptasi dengan dinamika di tengah masyarakat....

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dua Warga Manggarai Jalani Karantina di Wisma Atlet Golodukal

Ruteng, Ekorantt.com – Dua warga Manggarai terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya merupakan pelaku perjalanan dari wilayah Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Gugus Tugas Percepatan Penangananan Covid-19 Kabupaten...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here