Kota Uneng Jadi Kelurahan Percontohan Sadar Kerukunan Umat Beragama

Maumere, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Sikka menetapkan Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok sebagai contoh kelurahan Sadar Kerukunan Umat Beragama.

Surat nomor 09/FKUB.kab Sikka/VII/2019 tanggal 26 Juli 2019 tentang pencanangan kelurahan Sadar Kerukunan dan rekomendasi FKUB, Kemenag dan Kesbangpol Sikka menetapkan kelurahan Kota Uneng menjadi Kelurahan Sadar Kerukunan Umat Beragama.

Ketua FKUB Sikka Romo Teleforis Jenti, O.Carm, kepada Ekora NTT di Lepo Bispu Maumere, 14 November 2019 mengatakan, kelurahan Kota Uneng menjadi salah satu kelurahan percontohan sadar kerukunan umat beragama.

Lebih lanjut Romo Jenti mengatakan, Kelurahan Kota Uneng memiliki jumlah penduduk yang beragam dari suku dan agama namun kehidupan masyarakat terjalin dengan rukun dan damai.

Terpilihnya Kelurahan Kota Uneng, kata Romo Jenti, adalah representasi dari kehidupan umat beragama di Kabupaten Sikka karena di kelurahan ini ada 4 tempat ibadah yakni gereja katolik, Kristen, Mesjid dan Pura.

iklan

“Pembauran begitu nampak. Dan selama ini tidak pernah ada gesekan-gesekan. Umat beragama saling membantu satu sama lain. Keharmonisan hidup berdampingan harus selalu didiskusikan terus menerus sehingga kesadaran umat beragama nampak dalam hidup sehari-hari,” tegas Romo Jenti yang juga Vikjen Keuskupan Maumere ini.

Lurah Kota Uneng, Elsy Rihi

Lurah Kota Uneng Elsy Rihi kepada Ekora NTT mengucapkan terima kasih kepada FKUB, Kemenag dan Kesbangpol Sikka yang menetapkan Kelurahan Kota Uneng sebagai contoh kelurahan sadar kerukunan umat beragama.

“Ketika dilakukan pertemuan antar tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT,RW, tokoh pemuda di Kelurahan Kota Uneng, mereka menyambutnya dengan gembira karena selama ini harmonisasi antar umat beragama berjalan dengan sangat baik,” ungkap Elsy.

Menyambut launching kelurahan sadar kerukunan umat beragama, kata Elsy, tanggal 6 November 2019 lalu, dilaksanakan Safari Kerukunan hidup beragama di Aula Puspas Maumere dengan menghadirkan 100 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus RT, RW dan tokoh pemuda.

Para peserta dibekali dengan materi kerukunan umat beragama dan radikalisme oleh empat pimpinan masing-masing agama. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang kehidupan beragama.

Jalan santai dilaksanakan tanggal 15 November 2019, melibatkan semua warga Kota Uneng. Dan pada 18 November 2019, launching Kota Uneng sebagai kelurahan sadar kerukunan umat beragama.

Elsy menginformasikan, jumlah penduduk Keluarahan Kota Uneng per September 2019 sebanyak 8931 jiwa dengan rincian yang; katolik 6881 jiwa, Islam sebanyak 1912 jiwa, Kristen 108, Hindu 15 jiwa dan Budha 14 jiwa.

Yuven Fernandez

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA