Penyerahan dan penyalaan listrik gratis yang disaksikan oleh Gubernur NTT, Senin (18/11/19). Foto: Adeputra Moses.

Kefamenanu, Ekorantt – Dalam kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Gubernur Nusa Tenggara (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak sejumlah pejabat dan pimpinan BUMN dan BUMD untuk turun langsung untuk melihat kondisi kehidupan masyarakat. 

Salah satu yang turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut adalah Direktur Bisnis PLN  Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara , Djoko Abumanan. 

Menyaksikan kondisi masyarakat yang minim infrastruktur jaringan listrik, Djoko Abumanan berkomitmen menyediakan jaringan listrik secara gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Penyerahan secara simbolis bantuan jaringan listrik gratis tersebut diberikan kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Desa Haumeniana, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU.

Ada 6 kabupaten di Provinsi NTT yang akan mendapatkan bantuan jaringan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu yakni Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Kupang.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara PLN, Djoko Abumanan,  saat ditemui pada Senin, (18/11/2019) mengatakan, upaya peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi NTT pada tahun 2019 baru mencapai 62,88% di bulan Oktober dan ditargetkan akan mencapai 90% pada bulan Desember. 

Ada beberapa upaya yang dilakukan PLN untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi.

Pertama, melalui CSR Tahap I, PLN telah mengucurkan dana sekitar Rp.5,5 miliar untuk pemasangan 11.000 jaringan listrik bagi masyarakat tidak mampu yang tersebar di seluruh NTT. 

Kedua, sebesar Rp.1.127.250.000 dana CSR Tahap II dikucurkan untuk pemasangan 1.503 jaringan listrik.

Ketiga, melalui Program One Man One Home (OMOH)  karyawan-karyawati PLN berusaha menyisihkan Rp.750.000 dari seluruh pendapatan mereka selama setahun untuk membantu pengadaan jaringan listrik bagi 1 kepala keluarga kurang mampu.

Saat ini, seluruh dana OMOH yang terkumpul telah berjumlah Rp.483.259.000.

Abumanan juga menjelaskan, pada bulan ini dilakukan pemasangan listrik gratis untuk 658 keluarga kurang mampu di seluruh wilayah NTT, termasuk masyarakat perbatasan NKRI-RDTL.

Total bantuan listrik gratis dari CSR Tahap II dan Program One Man One Home PLN berjumlah Rp.1.610.509.000 untuk 2.160 keluarga.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Manajer Umum PLN NTT kepada Gubernur NTT pada Kegiatan Dialog Interaktif Gubernur dengan Masyarakat Perbatasan di Wilayah Perbatasan Kabupaten TTU, tepatnya di Desa Haumeni Ana, pada Senin, (18/11/2019).

“Masyarakat perbatasan yang mendapat bantuan pengadaan jaringan listrik gratis dari PLN berjumlah 4.031 keluarga yang tersebar di 6 Kabupaten di NTT, yakni Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka dan Alor, ” ujar Abumanan.

Santos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here