Kamis, 9 Juli 2020

10 Tahun TB Pelangi Membangun Mimpi Anak-anak Indonesia Timur

- Advertisement -

Ende, Ekorantt.com –  Taman Bacaan Pelangi adalah organisasi non-profit yang fokus untuk meningkatkan literasi anak-anak di Indonesia Timur. Program utama TB Pelangi adalah pendirian perpustakaan ramah anak di daerah pelosok dan pelatihan untuk para guru.

Didirikan pada 2009, TB Pelangi hingga saat ini telah membuka dan mengelola 128 perpustakaan ramah anak yang tersebar di 18 pulau di Indonesia Timur, memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.400 guru-guru di daerah.

Tak terasa kiprah TB Pelangi telah menginjak usia 10 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, TB pelangi berusaha meningkatkan kebiasaan membaca anak-anak di Indonesia Timur.

Nila Tanzil, Founder Taman Bacaan Pelangi mengatakan, selama 10 tahun TB pelangi menbangun mimpi anak-anak di Indonesia Timur melalui berbagai program literasi yang dilakukan.

“Sepuluh tahun adalah waktu yang cukup panjang dan membuktikan komitmen serta konsistensi TB Pelangi dalam meningkatkan kebiasaan membaca anak-anak di Indonesia Timur,” ujar Nila. 

Menurutnya, ke-128 perpustakaan yang telah didirikan di 18 pulau di Indonesia Timur serta pelatihan kepada lebih dari 1.400 guru-guru di pelosok merupakan bukti kerja nyata TB Pelangi dan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia Timur.

“Semua pencapaian ini adalah karena dukungan dari berbagai pihak, baik donor, partner, mitra sekolah, para guru, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat dan hal ini patut dirayakan”.

Mengapa memilih Indonesia bagian timur? Bagi Nila, Indonesia bagian timur menyimpan banyak potensi.

Dalam sejarah TB Pelangi yang dipublikasikan diTamanbacaanpelangi.com, potensi Indonesia Timur tidak didukung oleh infrastrukturya.

“Tapi masih menjadi daerah yang tertinggal dan kekurangan pembangunan infrastruktur. Indonesia bagian timur juga merupakan daerah yang memiliki tingkat melek huruf paling rendah,” ditulis dalam sejarah TB Pelangi.

Hal ini mendorong TB Pelangi untuk fokus di bagian timur Indonesia dengan menyediakan buku anak-anak ke daerah terpencil. Dengan itu, anak-anak bisa mendapatkan akses buku dan memiliki kebiasaan membaca sejak dini.

TB Pelangi merintis karyanya di Flores sejak November 2009. Nila pertama kali membuka perpustakaan di Roe lewat kerja sama yang baik dengan tokoh masyarakat setempat.

Awalnya tersedia 200 buku. Dalam perjalanan waktu jumlah buku terus bertambah. Kini, perpustakaan Roe mengoleksi 2000 buah buku untuk anak-anak.

Selang empat tahun TB Pelangi resmi terdaftar sebagai Yayasan Pelangi Impian Bangsa.

“Ini adalah langkah penting untuk semakin merealisasikan mimpi kami untuk memberikan akses buku kepada anak-anak di daerah pelosok di Indonesia Timur,” demikian ditulis dalam sejarah TB Pelangi.

Dukunga mengalir dari banyak pihak, baik dari LSM maupun perusahaan-perusahaan terpercaya. Dengan dukungan tersebut TB Pelangi tumbuh dan memberikan kontribusi bagi mekarnya literasi bagi anak-anak.

“Hingga kini, kami telah mendirikan 62 perpustakaan anak-anak yang tersebar di 15 pulau di Indonesia Timur. Tujuan kami sederhana saja, yaitu memberikan kesempatan kepada anak-anak di daerah terpencil untuk mendapatkan akses terhadap buku cerita dan perpustakaan yang akan membuka cakrawala hidup mereka”.

Berkat kerja keras, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memberikan penghargaan “Anugerah Nugra Jasadarma Pustaloka 2013” kepada Taman Bacaan Pelangi.

Taman Bacaan Pelangi telah tersebar di banyak pulau di Indonesia bagian timur, antara lain di Flores (Pulau Rinca, Pulau Messah, Pulau Komodo, dan pulau-pulau kecil sekitarnya), Sulawesi, Lombok, Sumbawa, Timor, Alor, Banda Neira (Kepulauan Banda, Maluku), Bacan (Halmahera Selatan), dan Papua.

“Setiap perpustakaan kami memiliki setidaknya 1.000 judul buku cerita anak, beberapa perpustakaan memiliki koleksi buku lebih dari jumlah tersebut dan dalam kurun waktu enam tahun terakhir, Taman Bacaan Pelangi telah menyediakan akses buku bacaan kepada lebih dari 12.000 anak-anak di Indonesia bagian Timur”.

TERKINI

Pemkab Ende Diminta Segera Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa di Luar Daerah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Ende diminta segera menyalurkan bantuan dana untuk mahasiswa asal Kabupaten Ende di luar daerah yang hingga kini belum dicairkan. Permintaan...

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Ingin Jadi Kades di Kabupaten Kupang, Mantan Kadis PMD Ende Ajukan Pensiun Dini

Ende, Ekorantt.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Johanis Nislaka (54) yang sekarang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana maju dalam...

BACA JUGA

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Mie Kelor, Keativitas Mahasiswa KKNT IKIP Muhammadiyah Maumere di Desa Geliting

Maumere, Ekorantt.com - Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari IKIP Muhammadiyah Maumere memberikan pelatihan pembuatan mie kelor atau merunggai, (Moringa Oleifera) kepada...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com - Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah...

Maria P. Yulianti, Rimbawati yang “Betah Berlama-lama di Hutan”

Maumere, Ekorantt.com - Maria Paulina Yulianti, akrab disapa Ully. Sejak tahun 2009 lalu menjadi staf di Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Unit Pelaksana Teknis...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here