Fabianus Apul saat berorasi di depan Kajari Manggarai, Senin (10/12/2019)

Ruteng, Ekorantt.com – Memperingati hari Anti Korupsi Sedunia, Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri Manggarai dan Mapolres Manggarai, Senin (9/12/2019).

Puluhan warga menggunakan kendaraan pick up dan bemo mendatangi Kajari Manggarai dan Mapolres Manggarai sekitar pukul 08.30 WITA, dan baru diterima sekitar pukul 09.11 WITA.

Massa yang membawa poster bertuliskan “Tangkap Bupati Manggarai” ini menyita perhatian masyarakat Kota Ruteng.

“Intinya hari ini kami minta kepada penegak hukum, tangkap Deno Kamelus, Bupati Manggarai,” tegas Fabianus Apul, salah satu orator dalam aksi tersebut.

Menurutnya, secara jelas, begitu banyak persoalan yang terjadi di Manggarai selama lima tahun terakhir. Tapi yang terjadi, aparat penegak hukum saat ini seakan-akan menutup mata dengan banyaknya persoalan yang ada.

“Contoh kasus adalah kasus embung di Kecamatan Cibal,” sebut putra asal Satarmese Barat itu.

Ia juga menanyakan asas manfaat  dari pembangunan Embung Wae Kebong tersebut yang pengerjaannya menghabiskan uang daerah.

“Tidak salah masyarakat kita digencet dan terus di bawah garis kemiskinan,” beber mantan Ketua GMNI itu.

“Pembangunan embung di Wae Kebong yang menghabiskan uang 1 miliar itu hanyalah mubazir. Bahkan seperti menggali WC yang nota bene hanya untuk dipergunakan sebagai tempat pembuangan akhir. Miris,” tambahnya.

Kata dia, pembangunan embung tersebut tidak ada asas manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Pertanyaannya, dana 1 miliar itu untuk apa?” tanyanya.

Menurut Fabianus, pembangunan proyek embung tersebut bukan untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi kesejahteraan bagi para elit.

“Di mana para-para elit yang di dalamnya seperti, bupati, kontraktor, dan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK),” sebutnya

Lanjutnya, berkaitan dengan supremasi hukum di Kabupaten Manggarai tidak ada asas keadilan.

“Dugaan kami, aparat penegak hukum sudah bermain mata dengan pemerintah Kabupaten Manggarai buktinya dengan kasus ini,” tegasnya.

Dia juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Baru Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo.

“Semoga di tangan halus beliau, persoalan hukum di Manggarai bisa dituntaskan secara perlahan-lahan,” tutupnya.

Adeputra Moses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here