Tumpukan Sampah di Kota Ruteng, Kepala DLH: Sedikit Ada Persoalan di TPA

Ruteng, Ekorantt.com – Menumpuknya sampah di beberapa titik depo di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai hampir menjadi isu utama di Kota Ruteng akhir-akhir ini.

Saat dikonfirmasi Ekora NTT, Kamis (12/12/2019), Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai, Sil Hadir menjelaskan, menumpuknya sampah terjadi karena keterlambatan pengangkutan sampah.

Keterlambatan ini, kata Hadir, terjadi karena “ada sedikit mengalami persoalan di TPA”.

Dirinya belum sempat menjelaskan secara mendalam terkait persoalan yang terjadi sekarang di TPA. Hanya ia memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya untuk keluar dari persoalan tersebut.

“Semua sampah yang ada di beberapa titik transfer depo itu, baik di Pasar Puni, Lawir, Pau, dan di Pasar Inpres sudah dapat diangkut menggunakan dump truck,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat bersabar apabila ada keterlambatan petugas untuk mengangkut sampah.

Hadir juga menjelaskan, produksi sampah di Kota Ruteng sebesar 200 meter kubik dalam sehari.

“200 meter kubik itu hasil dari jumlah penduduk dikali dengan 2,5 liter per orang setiap hari,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya 144 meter kubik.

“Dan 144 meter kubik itu hasil dari angkutan sampah yang menggunakan 6 buah kendaraan. Sisa sampah di Kota Ruteng sebanyak 56 meter kubik setiap hari di Kota Ruteng,” ungkapnya.

“Harapan kami, mari sama-sama kita jaga kebersihan kota ini. Karena kota ini menjadi bersih, itu semua atas tanggung jawab dari kita semua. Manfaatkan transfer depo dan tong-tong sampah yang ada itu untuk membuang sampah sesuai dengan tempat yang telah disiapkan,” tutup Hadir.

Adeputra Moses

TERKINI
BACA JUGA