Minggu, 5 Juli 2020

Tak Sampai ke UMKM, Stimulus Ekonomi Akan Mandek di Bank

- Advertisement -

Jakarta, Ekorantt.com – Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto menjelaskan, kebijakan stimulus ekonomi untuk  Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disiapkan pemerintah untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak akan sampai kepada UMKM tapi akan mandek di bank.

Hal ini, jelas Suroto, karena dengan model subsidi dan dana penempatan yang digelontorkan tidak akan terserap karena UMKM dan terutama usaha mikro yang jumlahnya 99,3 persen dari pelaku usaha itu koneksitasnya terhadap bank rendah.

Selain itu, dana stimulus yang diskemakan dalam bentuk dana penempatan itu pasti akan dihambat melalui prosedur administrasi bank yang semakin over prudent di tengah  Pandemi saat ini.  Hingga saat ini, berdasarkan data Kementerian Keuangan, serapan anggaran stimulus UMKM baru 0,06 persen dari total Rp123,4 triliun.

“Dari total anggaran sebesar Rp123,4 triliun untuk UMKM, pemerintah membaginya menjadi tujuh program, antara lain subsidi bunga Rp35,2 triliun, penempatan dana restrukturisasi Rp78,7 triliun, belanja IJP Rp5 triliun, penjaminan modal kerja (stop loss) Rp1 triliun, PPh final UMKM Rp2,4 triliun, dan pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB Kemenkop dan UKM Rp1 triliun,” ungkap Suroto dalam rilis yang diterima Ekora NTT, 25 Juni 2020.

Lebih lanjut dijelaskan, usaha mikro dan kecil itu hanya butuh dana stimulus modal kerja. Dari jumlah mereka yang diklaim Rp60 juta itu kalau ada 20 juta saja yang terverifikasi sebetulnya cukup diberikan modal kerja langsung dengan bantuan pendataan di tingkat kabupaten/kota.

“Selain skema dana Modal Penyertaan Pemerintah melalui koperasi yang sudah berjalan baik yang jumlahnya kurang lebih 30-an ribu. Regulasinya juga sudah ada, yaitu PP 33 Tahun 1998 tentang Penyertaan Modal Pemerintah untuk koperasi”.

Kemenkop dan UKM serta Pemerintah Daerah baiknya, sebut Suroto, segera mengkonsolidasikan data mereka. Ini adalah momentum yang baik untuk menguatkan kelembagaan ekonomi rakyat.

Dalam situasi seperti saat ini harus di-bypass, bank bukan instrumen yang baik dalam soal penyaluran modal kerja untuk mendorong daya ungkit. Dari 123 triliun tersebut akan lebih baik kalau disalurkan langsung ke rekening pribadi UMKM.

“Dengan asumsi alokasi untuk UMKM Rp123 triliun maka apabila tersalur kepada 20 juta UMKM saja akan dapat Rp6 juta lebih modal kerja untuk UMKM. Ini sudah cukup karena UMKM saat ini memang sangat membutuhkan karena modal mereka sudah habis ketika diberlakukan secara ketat PSBB beberapa waktu lalu,” terangnya.

“Mental bankir belum pernah terbukti beres ketika hadapi krisis. Mereka selama ini justru ciptakan beban baru seperti dalam kasus pengelolaan dana BLBI pada tahun 1997 yang habiskan dana hingga kalau dikurs sekarang sama dengan total APBN kita sebesar Rp2.000 triliun,” pungkasnya.

TERKINI

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...

BACA JUGA

Pelayanan Sakramen dan Ibadat di Keuskupan Maumere Kembali Dibuka

Maumere, Ekorantt.com – Pelayanan Sakramen dan ibadat di Keuskupan Maumere kembali dibuka menyambut new normal. Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu mengatakan, pelayanan...

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com - Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah...

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Johnny Plate Minta Masyarakat Manfaatkan Internet Desa untuk Kegiatan Produktif

Larantuka, Ekorantt.com - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate meminta masyarakat desa agar memanfaatkan akses internet untuk kegiatan produktif. Hal...

Gubernur Laiskodat Minta Pemkab Ende Perbanyak Festival Pariwisata

Ende, Ekorantt.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta Pemerintah Kabupaten Ende untuk memperbanyak festival yang bernuasa pariwisata. Gubernur Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja di...

Aset Kopdit Hiro Heling Mendekati 30 Miliar Rupiah

Maumere, Ekorantt.com – Aset KSP Kopdit Hiro Heling mendekati 30 miliar rupiah. Sekarang ini, asetnya mencapai Rp28.874.189.874. Tersebar di sejumlah Kabupaten di NTT, jumlah...

Demo Mahasiswa Tolak Tambang di Matim, Begini Tanggapan Bupati Agas

Ruteng, Ekorantt.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng dan GMNI Cabang Manggarai menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Manggarai Timur, Kamis...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here