Kamis, 13 Agustus 2020

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com – Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah seorang perawat PTT Provinsi NTT yang sejak lulus dari Poltekes Kupang langsung mengabdikan diri bagi warga masyarakat Palue, Kabupaten Sikka.

“Saya percaya bahwa sebagai perawat yang bertugas di pulau yang jauh dari hiruk-pikuk kota tugas ini sungguh mulia. Kadang-kadang saya merasa jauh sekali dari keluarga apalagi sejak tahun 2015. Saya bekerja di sini jadi segala suka-duka saya alami,” ujar Charoline.

Satu hal yang jadi tantangan tersendiri adalah medan yang berat. Selama empat tahun bertugas di Puskesmas Tuanggeo, Charoline mengakui kalau tidak jalan kaki berarti harus melintasi lautan lagi agar dapat masuk ke pemukiman warga.

“Mau tidak mau harus dijalani. Naik turun gunung, kaki sakit. Kalau lewat laut, saya mabuk laut. Ya, saya nikmati saja,” imbuhnya.

Selain medan dengan topografi yang sulit, kendala lainnya adalah sarana penerangan berupa listrik dan sinyal komunikasi.

Charoline mengemukakan bahwa mabuk laut sampai naik turun gunung, listrik dan sinyal hp yang susah adalah sesuatu yang tak bisa ia hindari selama mengabdikan diri sebagai seorang perawat di Palue.

“Sinyal hp itu selalu hilang muncul jadi ya hadapi saja dengan lapang dada kalau ada hal-hal yang mendesak saya harus lekas bergerak mencari daerah yang ada sinyal supaya bisa saling kontak dengan sesama kawan perawat atau pihak RSUD Maumere untuk urusan rujuk pasien misalnya,” ujar Maria dengan tertawa.

Empat tahun bertugas di Puskesmas Tuanggeo di pegunungan Palue sama sekali tanpa kendaraan bermotor. Ke Puskesmas atau ke pemukiman warga ditempuh dengan jalan kaki setiap hari. Kalau menggunakan sepeda motor hanya melewati daerah-daerah tertentu saja.

Bulan Juli 2019, Charolin berpindah tugas di Puskesmas Palue. Wilayah kerja ini masih juga di Pulau Palue. Kini di Puskesmas Palue jangkauan wilayah kerjanya empat desa yakni Maluriwu, Reruwairere, Kesokoja, dan Lidi.

Di wilayah kerja Puskesmas ini, desa yang lumanyan sulit dijangkau adalah di wilayah Puskesmas Pembantu (Pustu) Lidi. Pustu Lidi berada  di pegunungan dan ujung timur Palu.

Di Pustu ini Charoline wajib melaksanakan imunisasi rutin dua kali sebulan. Untuk mencapai Pustu Lidi bisa dilalui lewat laut maupun darat.

“Kalau berjalan kaki menyusuri tebing dengan bebatuan dan di bawahnya air laut. Kalau air laut pasang berarti harus kembali walau sudah setengah perjalanan,” katanya.

Medan sulit dan gelombang laut tidak menjadikan gadis yang murah senyum ini putus asa.

Kalau ke Pustu Lidi, menurutnya ada kegembiraan tersendiri. Jika menggunakan perahu motor kecil itu sungguh menguji nyali.  Merasakan gelombang yang besar, kaki yang  basah menyentuh air laut.

Dan juga tambahnya lagi ketika berjalan kaki menyusuri tebing suasananya seperti piknik.

Profesi perawat menurut Charolin profesi yang sangat mulia. Hanya satu kata dalam tugas yakni “siap”. Cuaca baik atau buruk, siang atau malam jika pasien dalam kondisi tertentu dan membutuhkan pertolongan harus siap untuk rujuk ke RSUD lewat Mausambi atau ke Maumere.

“Pengalaman pernah lewati gelombang tinggi sampai air laut masuk bodi motor”.

Mabuk laut dan naik turun gunung lewati medan berat adalah konsekuensi pengabdian yang sampai saat ini dijalankannya dengan sungguh.

Yuven Fenandez

TERKINI

Staf Khusus Kemendesa: PKTD di Ende Libatkan Pekerja di Desa

Ende, Ekorantt.com – Staf khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ahmad Imam meminta agar kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) desa-desa di...

Bikin Miris, Sejumlah Kambing di Ende ‘Berwisata Ria’ ke Taman Permenungan Bung Karno

Ende, Ekorantt.com – Sebuah pemandangan yang bikin miris terjadi di Taman Permenungan Bung Karno pada Rabu (12/8/2020). Nampak empat ekor kambing berkeliaran bebas di...

Demi ‘Anandao’ yang Cerdas dan Berkarakter (Refleksi Hari Jadi SMPK Frateran Ndao ke-72)

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk, M. Pd* “Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman,...

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

BACA JUGA

NTT Butuh Pergub Tentang Penanggulangan Covid-19

Kupang, Ekorantt.com - Anggota DPRD Provinsi NTT, Emanuel Kolfidus berharap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera menginisiasi pembentukan peraturan gubernur atau peraturan bupati...

Demi ‘Anandao’ yang Cerdas dan Berkarakter (Refleksi Hari Jadi SMPK Frateran Ndao ke-72)

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk, M. Pd* “Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman,...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

Mobil ‘Pick Up’ di Ende Boleh Angkut Penumpang, Ini Syaratnya

Ende, Ekorantt.com - Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan mengelompokkan mobil bak terbuka atau pick up sebagai mobil barang. Namun tak jarang...

Bikin Miris, Sejumlah Kambing di Ende ‘Berwisata Ria’ ke Taman Permenungan Bung Karno

Ende, Ekorantt.com – Sebuah pemandangan yang bikin miris terjadi di Taman Permenungan Bung Karno pada Rabu (12/8/2020). Nampak empat ekor kambing berkeliaran bebas di...

Resmikan Gedung CUBS Nita, Wabup Romanus Tekankan Pentingnya 6 Nilai Inti Credit Union

Maumere, Ekorantt.com – Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga bersama Uskup Maumere, Mgr. Martinus Edwaldus Sedu meresmikan gedung Credit Union Bahtera Sejahtera (CUBS) Tempat Pelayanan...

Kerupuk Ikan Tuna dari Maumere, Camilan Renyah di Meja Makan Anda

Maumere, Ekorantt.com - Kriuknya kerupuk telah memberikan nuansa berbeda di meja makan kebanyakan masyarakat. Tidak hanya sebagai camilan, kerupuk sudah lumrah dijadikan pelengkap lauk...

Calon Sarjana FKIP-IKTL Harus Mampu Beradaptasi

Larantuka, Ekorantt.com – Calon sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Institut Keguruan dan Teknologi Waibalun harus mampu beradaptasi dengan dinamika di tengah masyarakat....
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here