Perahu Motor Tenggelam di Ende: 23 Selamat, Satu Bayi Meninggal Dunia

Ende, Ekorantt.com – Perahu Motor Empat Bersaudara yang bertolak dari Pulau Ende ke Numba Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda di Kabupaten Ende, Pulau Flores, tenggelam, pada Sabtu (3/4/2021) pagi, sekitar pukul 11.30 WITA. 

Baru berlayar 2 mil dari pelabuhan Pulau Ende, perahu motor yang memuat 24 penumpang tersebut diterpa gelombang tinggi. Air masuk badan kapal dan akhirnya tenggelam.

Kapal naas itu berangkat dari pelabuhan Pulau Ende pada pukul 11.15 WITA.

Saat bergerak ke Kampung Numba, di tengah laut, kapal tersebut diterpa ombak dengan ketinggian 1-2 meter, sehingga air laut memenuhi lambung kapal dan tenggelam.

Seluruh korban langsung melompat dan menyelamatkan diri, namun satu bayi tidak tertolong.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, I Putu Sudayana, selaku SMC (SAR Mission Coordinator) membenarkan kejadian tersebut. 

Menurutnya, setelah menerima informasi dari Ibu Irmawati sekitar Pukul 12.35 WITA, ia langsung berkoordinasi dengan Instansi Potensi SAR yang berada di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, di antaranya Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, Polres Ende, Kodim Ende, BPBD Ende, Pos AL Ende, KSOP Ende, dan Polair Ende.  

Ia mengatakan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari 2 Orang Tim Rescue Unit Siaga SAR Ende, Pos AL Ende 1 Orang, Polairud Ende 1 Orang berangkat ke lokasi kejadian pasa pukul 12.40 WITA. 

Tim SAR Gabungan itu berangkat ke lokasi kejadian menggunakan Rubber Boat 30 PK Unit Siaga SAR Ende. Mereka berangkat bersama anggota Polsek Pulau Ende.

Selain Tim SAR Gabungan, sejumlah nelayan juga turut serta menuju lokasi kejadian menggunakan 20 perahu.

“Pada Pukul 13.10 WITA, seluruh POB yang berjumlah 24 orang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Ende dengan rincian 23 orang selamat dan 1 orang bayi meninggal dunia, serta didapatkan informasi dari OSC (On Scene Coordinator) di lapangan bahwa 6 orang korban dirawat di Puskesmas Pulau Ende sedangkan 18 Orang dijemput oleh keluarga masing-masing,” ujar Sudayana.

Camat Pulau Ende, Nurdin, menjelaskan, perahu motor tenggelam setelah 15 menit bertolak dari pelabuhan pulau Ende.

“Gelombang memang agak tinggi dan juga angin cukup kencang saat itu. Saya dapat laporan 23 selamat dan satu anak meninggal. Kita turut berduka,” ujar Nurdin.

TERKINI
BACA JUGA