Kemensos Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan di Sikka

Bantuan tersebut merupakan dukungan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor dan Sentra Efata Kupang.

Maumere, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka menyalurkan bantuan alat bantu kursi roda, paket nutrisi, pemberdayaan usaha, dan perlengkapan pendidikan bagi kelompok rentan dan korban bencana. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Dinas Sosial setempat pada  Rabu, 29 April 2026.

Bantuan tersebut merupakan dukungan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor dan Sentra Efata Kupang.

Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor membantu 110 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, lansia, dan anak berkebutuhan khusus untuk meningkatkan mobilitas dan kemandirian.

Sentra Efata Kupang membantu 110 paket bantuan nutrisi untuk pemenuhan gizi kelompok rentan. Bantuan pemberdayaan usaha ternak kambing bagi 30 penyandang disabilitas.

Sementara bantuan pendidikan berupa perlengkapan pendidikan diberikan kepada 72 anak korban bencana di Tanawawo, dengan rincian;  52 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 48 Gaikiu dan 20 siswa SMPN 49 Tuwa.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan, bantuan ini merupakan wujud komitmen negara melindungi dan melayani masyarakat, khususnya kelompok rentan. Ia memastikan bantuan tepat sasaran dan bermanfaat maksimal bagi penerima.

Juventus menekankan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.

“Mari kita kawal bersama agar bantuan ini benar-benar memberi dampak bagi kemandirian dan masa depan saudara-saudara kita,” kata Juventus.

Terpisah, Kepala Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, Romal Uli Jaya Sinaga menyatakan dukungan Kementerian Sosial terhadap program pendidikan Pemkab Sikka, termasuk target satu keluarga satu sarjana.

“Bupati pasti punya program terkait pendidikan, pastikan satu keluarga satu sarjana. Kami berharap bisa membantu Pak Bupati melalui Kementerian Sosial untuk mencapai target tersebut dan ini semua untuk warga,” ujar Sinaga.

Ia menambahkan, koordinasi dilakukan untuk memastikan anak-anak yang membutuhkan Sekolah Rakyat dapat segera terdata. “Nanti langsung kita lakukan asesmen. Form asesmennya sudah ada dan akan kita serahkan Kadis Sosial untuk ditindaklanjuti,” kata Sinaga.

Menurutnya, menjaring seribu calon siswa Sekolah Rakyat tidak mudah karena faktor jarak dan kesiapan orang tua.

“Mungkin ada yang jauh, dua jam perjalanan, bahkan di wilayah perbatasan. Apakah orang tua ikhlas anaknya berasrama? Ini yang harus kita pastikan,” kata Sinaga.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Kikin Purnawirawan Tarigan Sibero berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada teman-teman penyandang disabilitas.

“Semua bantuan ini teruntuk kelompok rentan dan para pelajar penerima manfaat di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

TERKINI
BACA JUGA