Ende, Ekorantt.com – Gabriel Dala atau Gebi Dala resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ende usai dilantik oleh Bupati Benediktus Badeoda pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Gebi berkomitmen untuk membantu bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan visi-misi Ende baru. Ia berjanji untuk memperbaiki tata pelayanan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kalau saya melihat bahwa itu menjadi komitmen bupati, bapak wakil bupati dan juga saya sebagai Sekda untuk supaya terutama pelayanan kepada masyarakat.”
“Jadi kita berupaya untuk seminimal mungkin pelayanan tepat waktu, tepat sasaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ” ujar Gebi.
Ia mengingatkan agar tidak boleh ada perilaku yang menunda-nunda pekerjaan. “Tapi kami mencoba untuk menggerakkan birokrasi untuk pelayanan kepada masyarakat menjadi yang utama,” lanjutnya.
Gebi kemudian berkomitmen dalam waktu dekat akan melakukan job fit bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini untuk menilai apakah ASN memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaannya.
“Saya akan berkomunikasi dengan pak bupati untuk melakukan job fit, roling sesuai dengan kebutuhan organisasi, sesuai kebutuhan dari pada team work, tim kerjanya pak bupati yang mampu menerjemahkan visi-misi bupati di 2025-2030,” terangnya.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menegaskan, Sekda merupakan jabatan penting dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.
Sekda membantu kepala daerah menyusun kebijakan, mengkoordinasikan pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat banyak.
“Saya berharap kepada saudara Sekda harus mampu menjalankan fungsi tersebut secara optimal serta menjadi motor penggerak di lokasi, sekaligus menjadi simpul koordinasi yang memperkuat hubungan kerja antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah, ” ujar Bupati Yosef.
Sekda harus mampu memastikan bahwa setiap kebijakan dan seluruh program pemerintah daerah dapat dilaksanakan secara konsisten, terukur, tepat sasaran serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga meminta Sekda agar menciptakan pelayanan publik yang cepat, transparan, mudah dan akuntabel.
Pemerintah ke depannya tidak boleh bekerja dengan pola lama yang lambat dan berbelit-belit.
“Kita harus berani melakukan perubahan. Kita membutuhkan birokrasi yang bekerja dengan hati, berpikir dengan data, bergerak dengan cepat, dan bertindak dengan integritas,” ujarnya.
“Mari kita bangun semangat kerja yang tidak hanya bekerja untuk dirinya sendiri,” imbuh Bupati Yosef.













