D’Ende Hill Cafe and Resto, Tongkrongan Baru Sambil Menikmati Lanskap Kota Ende

Dewi bilang, kehadirannya di Kabupaten Ende sejatinya untuk pembangunan dapur program makan bergizi gratis.

Ende, Ekorantt.com – Destinasi tongkrongan baru hadir lagi di Kota Ende. D’Ende Hill Cafe and Resto. Demikian nama destinasi kuliner yang dibuka sejak Minggu, 9 Oktober 2026 itu.

Berlokasi di Kaki Lena, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, D’Ende Hill Cafe and Resto menawarkan nuansa bersantap kuliner dari atas ketinggian sambil menikmati lanskap Kota Ende.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda mengatakan, kehadiran unit usaha kuliner dengan konsep family resto diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Ini bagian dari indikator positif bahwa perkembangan ekonomi kita terus bertumbuh dan juga menarik investor untuk bisa berinvestasi di sini, khususnya di bidang kuliner,” kata Yosef.

Selain mendorong perekonomian masyarakat, kehadiran D’Ende Hill and Resto dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD).

Ia pun mendukung setiap pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Ende. “Kita juga mendukung mempermudah perizinan dan lain-lain, sehingga kita mendorong siapa pun investor yang datang kita akan dukung perizinannya yang lebih mudah.

Pemilik D’Ende Hill Cafe and Resto, Dewi Ciniago dan Sherly mengatakan berdirinya kafe and restoran tersebut bermula dari hobinya yang gemar menikmati kopi di Kota Ende.

“Sebenarnya terinspirasi karena kami suka minum kopi, kami suka jajan, makan, minum, kita muter-muter Ende, tahu-tahu ketemu tempat ini, tempat Kakak Karman.”

“Jadi saya bilang sama kakak Karman kalau seandainya ini bisa saya pakai untuk kita juga bisa menikmati pemandangan Kota Ende secara keseluruhan dari atas ini. Dan beliau bermurah hati akhirnya saya diizinkan untuk mengelola ini,” terang Dewi.

Dewi bilang, kehadirannya di Kabupaten Ende sejatinya untuk pembangunan dapur program makan bergizi gratis. Program ini menjangkau tujuh kecamatan meliputi; Lio Timur, Lepembusu Kelisoke, Kelimutu, Kota Baru, Maurole, Maukaro, hingga Nangapanda.

Sambil menunggu pengoperasian dapur MBG, Dewi berinisiatif untuk membuka usaha kuliner yang diberi nama D’Ende Hill Cafe and Resto. Ia berharap kehadiran usaha kuliner ini berkontribusi nyata bagi roda perekonomian daerah.

“Kami merangkul UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok utama bahan makanan dan kebutuhan operasional resto.”

TERKINI
BACA JUGA