Maumere, Ekorantt.com – Kontingen pencak silat Perisai Diri Kabupaten Sikka yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Nasional Indonesia (IPSI) meraih juara 2 umum di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) VIII tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timu (NTT) 2026 di Kota Kupang.
Ajang yang berlangsung pada 22 hingga 26 Oktober 2026 menurunkan 16 atlet terbaik asuhan pelatih Iwan Langkamau, dan berhasil mengumpulkan 11 medali, dengan rincian empat emas, dua perak, dan lima perunggu.
Prestasi yang membanggakan juga diukir oleh salah satu atlet Sikka, West Kamaludin Langkamau yang dinobatkan sebagai pesilat terbaik putra.
Ketua Silat Perisai Diri Kabupaten Sikka, Lasarus Moa mengapresiasi kerja keras para atlet yang telah melalui proses seleksi ketat mulai dari tingkat ranting dan unit.
Menurutnya, ajang ini juga menjadi bagian penting dalam persiapan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTT menjadi tuan rumah.
“Kami sudah mempersiapkan segalanya dengan matang mulia dari latihan. Oleh karena itu, semua pelatih cabang, ranting, dan unit diimbau untuk terus melakukan pembinaan serta pelatihan terhadap anak-anak Perisai Diri Kabupaten Sikka,” ujarnya kepada Ekora NTT di Maumere, Rabu, 28 Oktober 2026.
Meski kerap menghadapi keterbatasan dana untuk pembinaan atlet, Lasarus mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah daerah. Ia berharap agar pemerintah terus memberikan dukungan nyata bagi pembinaan generasi muda atlet pencak silat di Kabupaten Sikka
“Dukungan tersebut sangat penting agar prestasi atlet pencak silat Sikka dapat terus meningkat dan mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi, termasuk PON 2028,” ujarnya.
Sebelumnya saat melepas kontingen yang berjumlah 87 orang, terdiri dari 70 atlet serta 17 pelatih dan ofisial yang turun di enam cabang olahraga (Cabor), yakni taekwondo, karate, kempo, silat, tinju, dan atletik,
Sebelumnya, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago menitipkan pesan bagi seluruh kontingen yang berjumlah 87 orang. Mereka terdiri dari 70 atlet serta 17 pelatih dan ofisial. Mereka turun di enam cabang olahraga (Cabor), yakni taekwondo, karate, kempo, silat, tinju, dan atletik.
“Bagi kalian yang pernah meraih juara pertama, pertahankan prestasi itu. Bagi yang kemarin meraih perak, bangkitlah, ” ujar Juventus.
Ia berpesan agar para atlet berjuang dengan sepenuh hati dan membawa kebanggaan bagi daerah serta Indonesia.
Rincian perolehan medali pencak silat Sikka di Popda VIII NTT 2026, medali emas diraih oleh Bimantara Putra Langkamau, kelas solo kreatif putra.
West Kamaludin Putra Langkamau kelas tanding A putra. Maria Fransiscen Gradcia Bero, kelas tunggal putri. Agustino Julio Anderson Lera, kelas tanding E putra.
Lalu, medali perak diraih oleh Laura Franciska Putri Kanisius, kelas tanding A putri. Maria Advenia Donata Giavanna Redo Watu, kelas solo kreatif putri.
Medali perunggu diraih oleh Bonifasius Rangga Putra Dewa Langkamau, kelas tanding under putra. Yohanes Rasi Mbipi, kelas tanding C putra. Bimantara Putra Langkamau, kelas tunggal putra. Markus Yosintus Lewuk, kelas tanding F putra. Yustina Marsya Utha, kelas tanding D putri.













