Warga Ngada Ditipu Oknum Staf Dealer Mobil, Uang Muka Rp60 Juta Raib

Ia mengaku sudah puluhan kali mendatangi kantor polisi, namun tidak pernah mendapatkan penjelasan perkembangan kasus tersebut.

Bajawa, Ekorantt.com – Niat mengubah hidupnya melalui usaha jasa angkutan, Fransiskus Nono, 40 tahun, seorang petani asal Golewa Barat, Kabupaten Ngada malah terjebak aksi penipuan oleh oknum staf dealer Indo Mobil Cabang Bali berinisial FXD.

Fransiskus menceritakan kejadian dugaan penipuan itu terjadi pada tahun 2021 silam saat ia hendak membeli satu unit dump truck.

Melalui kerabatnya ia lalu iperkenalkan dengan terduga pelaku yang mengaku sebagai Staf Indo Mobil Cabang Bali. Dalam pertemuan dengan korban, terduga pelaku berjanji akan membantunya mengurus pembelian mobil.

Dalam perjalanan, terduga pelaku meminta Fransiskus untuk memberikan sejumlah uang sebagai ‘uang muka’ atau down payment.

“Uang ini ada yang kasih cash dan transfer melalui nomor rekening pelaku, total hampir 60 juta uang muka kredit mobil,” kata Fransiskus ditemui belum lama ini.

Namun hingga tahun 2024 mobil yang dijanjikan terduga tidak kunjung diterimanya. Merasa ditipu, Fransiskus lalu membuat laporan polisi dengan nomor register LP/B/132/IX/2024/SKPT/Polres Ngada/Polda NTT atas dugaan penipuan.

Polisi lalu meminta Fransiskus untuk melengkapi barang bukti dan saksi. Tidak keberatan, Fransiskus lalu bergegas melengkapi permintaan tersebut.

Setelah lengkap, polisi lalu menangkap terduga pelaku. Dua malam mendekam di sel tahanan, terduga pelaku lalu dibebaskan dengan alasan kesehatan.

“Katanya sakit, tapi sekarang saya lihat beraktivitas biasa,” ujatlr Fransiskus.

Ia mengaku sudah puluhan kali mendatangi kantor polisi, namun tidak pernah mendapatkan penjelasan perkembangan kasus tersebut.

‘Saya sampai capek pak, mereka selalu bicara profesionalisme, tapi yang saya alami jauh dari kenyataan itu,” kata Fransiskus.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Joesteve Christian Fortuna enggan memberikan keterangan kepada media.

Melalui pesan WhatApps, Joesteve meminta untuk menanyakan langsung kepada Kanit Pidum,  Aipda Alex Sandro V. Barus.

Ekora NTT mencoba menghubungi Alex, namun tidak direspons. Pada Rabu, 1 April 2026, Ekora NTT mendatangi ruangannya, namun stafnya berkata, “Alex tidak masuk kantor akibat kesehatan terganggu.”

TERKINI
BACA JUGA