Pemkab Ende Luncurkan Festival Olahraga Usia Dini

Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu program prioritas pemerintah daerah yakni Program Ende Cemerlang

Ende, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Ende resmi meluncurkan festival olahraga anak usia dini di rumah jabatan wakil bupati Ende pada Sabtu, 11 April 2026.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu program prioritas pemerintah daerah yakni Program Ende Cemerlang.

Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggus Mere mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk memupuk bakat yang telah teridentifikasi.

“Festival ini tidak hanya tentang kompetisi melainkan lebih kepada kebahagiaan anak dalam beraktivitas fisik anak,” ujarnya.

Tujuan lain yang akan dicapai adalah membina karakter anak dan memastikan perkembangan fisik anak berjalan berkelanjutan.

Selain itu, festival ini menjadi ajang pembinaan berjenjang dengan mengalihkan anak dari tahap partisipasi dasar ke tahap pembinaan yang lebih terstruktur di sentra pusat pembinaan dan latihan pelajar daerah (PPLPD) Ende dan pada sentra pembinaan olahraga pelajar nasional (Spopnas) tingkat NTT.

Selanjutnya, untuk mengikutsertakan anak-anak dalam turnamen yang lebih kompetitif sesuai jenjang usia demi melatih mental bertanding.

Nanti para atlet ikut kegiatan pekan olahraga pelajar daerah (Popda) tingkat provinsi NTT.

“Latihan rutin dan coaching clinic, melanjutkan latihan fisik, dan teknik secara rutin dengan bimbingan pelatih yang memahami karakteristik anak usia dini,” kata Dominikus.

Menurutnya, inti dari kegiatan lanjutan ini adalah memastikan bahwa festival bukan akhir melainkan awal dari perkembangan minat dan bakat olahraga anak usia dini secara konsisten.

Adapun cabang olahraga yang diperlombakan yakni, taekwondo, pencak silat, karate, kempo, catur, dan olahraga renang.

Dominikus menambahkan perlombaan renang akan dilaksanakan pada 12-14 April 2026 di kolam renang Kelurahan Rewarangga. Sedangkan untuk cabang olahraga taekwondo, pencak silat, karate, kempo, dan catur akan dilaksanakan pada 18-21 Juni 2026.

“Dengan penyelenggaraan festival olahraga usia dini, kita ikut menjaga kebinekaan dan toleransi karena nilai sportivitas olahraga melampaui sekat, suku, agama, dan ras,” tandasnya.

TERKINI
BACA JUGA