Bajawa, Ekorantt.com – Bupati Ngada, Raymundus Bena, menyalurkan 36 unit kapal ketinting kepada masyarakat nelayan Aimere, Inerie, dan Riung. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di aula Setda Ngada pada Rabu, 15 April 2026.
Bantuan kapal poros panjang ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Ngada untuk meningkatkan ekonomi rakyat dari sektor kelautan dan perikanan yang dikemas melalui Program Murni Kasih.
“Kita juga mau meningkatkan produktivitas ikan di Kabupaten Ngada,” ujarnya.
Raymundus mengatakan, produktivitas ikan di Kabupaten Ngada masih sangat kurang dari kebutuhan. Nelayan baru menghasilkan ikan di angka 2 ton dari kebutuhan yang seharusnya mencapai 5 ribu ton per tahun.
Ia mendorong agar hasil tangkapan nelayan bisa diserap dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mendukung itu, pemerintah kembali memberikan bantuan mesin ketinting kepada 60 nelayan tahun ini.
“Mesin ketinting harga 30 juta per unit, tapi ukuran lebih besar sedikit,” kata Raymundus.
Pemkab Ngada menargetkan 400 sampai 500 mesin ketinting akan disalurkan kepada nelayan selama 5 tahun Raymundus menjabat.
Bila pemanfaatannya tidak sesuai arahan dinas perikanan, kata dia, pemerintah akan menarik kembali. “Saya minta para camat dan kepala desa yang ada bawah untuk ikut mengawasi barang ini,” tegasnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ngada, Dominikus Bobi Isu mengatakan kapal tersebut berukuran panjang 7 meter, lebar 1,10 meter, tinggi 0,53 meter dan kapasitas mesin 6,5 HP dengan bobot 1 GT.
“Mesin ketinting ini dilengkapi dengan alat pancing tuna 2 paket, life jaket 1 buah, jeriken bahan bakar 1 buah, tali tambat dan jangkar,” ujarnya.
Ia mengaku bantuan tersebut sejalan dengan program bupati dan wakil bupati yakni membangun desa menata kota. Sektor perikanan dan kelautan menjadi prioritas perhatian pemerintah, kata Bobi.
Ketua Komisi 3 DPRD Ngada, Wilfridus Muga, menyambut baik bantuan mesin ketinting bagi nelayan. Ia berharap penerima bisa menjaga mesin itu dengan baik.
“Saya minta secara bertanggung jawab melakukan pengelolaan bantuan ini,” katanya.
Sebagai bentuk pengawasan, ia mengaku pihaknya akan melakukan pengecekan spesifikasi mesin ketinting itu.













