Flotim Siapkan Dua Stadion untuk Perhelatan Eltari Memorial Cup 2026

Stadion Ile Mandiri sempat diwacanakan menjadi salah satu lokasi pertandingan. Namun dibatalkan menyusul penyelidikan kejaksaan terkait dugaan kasus pada proyek pembangunan tribun senilai Rp1,6 miliar.

Larantuka, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) telah menetapkan Stadion Apebuan dan Lapangan Gawerato sebagai lokasi perhelatan turnamen sepak bola El Tari Memorial Cup atau ETMC XXXV 2026.

Stadion Apebuan berlokasi di Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit, Pulau Adonara, ditempuh dengan kapal motor dari Pelabuhan Larantuka dilanjutkan dengan perjalanan darat ke sana. Sementara Lapangan Gawerato berlokasi di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, sekitar dua kilometer dari Kota Larantuka.

Stadion Ile Mandiri sempat diwacanakan menjadi salah satu lokasi pertandingan. Namun dibatalkan menyusul penyelidikan kejaksaan terkait dugaan kasus pada proyek pembangunan tribun senilai Rp1,6 miliar.

Ketua Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) NTT, Cristian Mboeik berkunjung ke Larantuka pada Minggu, 26 Juli 2026. Ia mau memastikan persiapan dua stadion yang akan menggelar pertandingan-pertandingan dalam ajang tahunan ini.

Mboik mengatakan, Flores Timur berada pada jalur yang tepat menjadi tuan rumah. Di sisi lain, Mboeik meminta fasilitas pendukung secepatnya disempurnakan agar pelaksanaan ETMC XXXV berjalan maksimal.

“Secara umum, Flores Timur sudah sangat siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Mboeik menilai Stadion Apebuan sudah layak untuk menghelat turnamen selevel ETMC. Hanya saja, perlu dilakukan pembenahan akses keluar dan masuk kendaraan serta tempat parkir.

Ketua Panitia Pelaksana, Yitno Wada, mengatakan Eltari Memorial Cup mendapat dukungan anggaran dari pihak ketiga. Saat ini, dana yang terkumpul sekitar Rp1,3 miliar dari total kebutuhan Rp2,3 miliar.

Yitno bilang, fasilitas penunjang seperti akses keluar-masuk Stadion Apebuan akan dibenahi dengan skema anggaran mendahului perubahan APBD. Besaran pasti dana yang dianggarkan ke OPD teknis masih belum dipublikasikan.

“Dari kondisi faktual, Flores Timur dinyatakan sangat siap. Tugas kita selanjutnya adalah memantapkan hal-hal teknis termasuk kesiapan Stadion Apebuan dan Gawerato,” ujar Yitno, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia mengatakan, panitia sedang merancang konsep live in untuk akomodasi setiap kontingen. Timnya segera menyurvei penginapan di desa-desa sekitar stadion.

“Lapangan ini kan di dua wilayah, Adonara dan Larantuka daratan, nanti kita grouping dulu baru lihat tim yang akan bertanding di Larantuka maupun Adonara. Jadi dalam hal penginapan kita pakai sistem live in, kita inapkan pemain di desa-desa yang nantinya kita lakukan survei,” kata Yitno.

Melalui survei yang menyasar sekolah dan gedung pendukung sejenisnya, panitia memastikan mengintervensi anggaran untuk pembenahan fasilitas dasar, termasuk toilet.

“Panitia juga akan bekerja sama dengan paguyuban dari masing-masing tim,” tutur Yitno.

Penulis: Paul Kabelen

TERKINI
BACA JUGA