Ende, Ekorantt.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mikael Badeoda mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun tangan menertibkan pedagang yang menjajakan barang dagangannya di badan jalan.
Pasalnya, aktivitas penjual ikan dan sayur yang enggan menempati lapak resmi ini memicu kemacetan parah dan mengganggu kenyamanan para pengunjung pasar.
“Sekarang sudah mulai macet lagi. Pedagang ikan dan sayur tidak lagi berjualan di tempat yang disiapkan, tetapi memilih di badan jalan sehingga mengganggu aktivitas pasar,” ujar Mikael, kepada media di Ende, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, fasilitas pasar yang dibangun pemerintah tidak optimal karena ulah pedagang tersebut.
Ia menyayangkan sikap pasif petugas yang dianggap kurang responsif dalam menjaga ketertiban fasilitas umum.
Pembenahan pasar tidak akan membuahkan hasil apabila pengawasan di lapangan tidak maksimal, kata Mikael.
“Untuk apa anggota Satpol PP hanya berada di kantor? Lebih baik turun ke lapangan, lakukan penertiban agar pasar terlihat rapi dan tertib. Percuma pemerintah sudah bangun fasilitas kalau pedagang tidak menempati lokasi yang sudah disediakan,” tegasnya.
Kendati demikian, ia meminta Satpol PP mengedepankan tindakan yang humanis saat melakukan penertiban. Sebagai solusi jangka panjang, ia mengusulkan pembentukan pos penjagaan permanen di kawasan Pasar Mbongawani.
Menurutnya, pengawasan yang sifatnya sementara dinilai tidak efektif untuk mencegah pedagang kembali ke badan jalan.
Sebaliknya, dengan penempatan pos pengawasan rutin dan tindakan tegas yang konsisten dari Satpol PP, diharapkan kawasan Pasar Mbongawani dapat kembali tertib, rapi, serta mendukung roda perekonomian masyarakat secara nyaman dan optimal.













